Suara Perindo Diduga Dialihkan ke Parpol Lain, Pengamat: Ada Instrumen Kekuasaan
Selasa, 27 Februari 2024 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Pada resmi KPU https://pemilu2024.kpu.go.id/pilegdpr/hitung-suara/dapil per Selasa (27/2/2024) update pukul 09.00 WIB dengan total suara masuk 64 persen yakni suara PSI 2.085.695 atau 2,75 persen.
Sedangkan, suara Partai Perindo 1.001.083 atau 1,32 persen, Partai Ummat 369.486 atau 0,49 persen, dan Partai Gelora 815.493 atau 1,07 persen.
Sekretaris Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pemilu Presiden (TKRPP) sekaligus politikus PDIP Deddy Yevri Sitorus merasa janggal dengan proses penghitungan suara Pemilu 2024. Apalagi KPU sebelumnya telah memberi perintah ke aparat penyelenggara pemilu ke daerah untuk menghentikan proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.
Dia menduga penghentian itu didasari partai kecil di lingkungan penguasa yang hendak masuk parlemen. Hal itu dikuatkan setelah dirinya mendapat informasi operasi pengalihan suara Partai Perindo kepada partai lain yang berada di lingkaran Istana.
"Ada kuat kecurigaan upaya tersistematis untuk memenangkan salah satu kontestan Pemilu. Saya dengar kabar ada operasi agar suara partai kecil diambil untuk dialihkan, terutama Partai Perindo, Partai Gelora, dan Partai Ummat," kata Deddy, Kamis (22/2/2024).
Sedangkan, suara Partai Perindo 1.001.083 atau 1,32 persen, Partai Ummat 369.486 atau 0,49 persen, dan Partai Gelora 815.493 atau 1,07 persen.
Sekretaris Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pemilu Presiden (TKRPP) sekaligus politikus PDIP Deddy Yevri Sitorus merasa janggal dengan proses penghitungan suara Pemilu 2024. Apalagi KPU sebelumnya telah memberi perintah ke aparat penyelenggara pemilu ke daerah untuk menghentikan proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.
Dia menduga penghentian itu didasari partai kecil di lingkungan penguasa yang hendak masuk parlemen. Hal itu dikuatkan setelah dirinya mendapat informasi operasi pengalihan suara Partai Perindo kepada partai lain yang berada di lingkaran Istana.
"Ada kuat kecurigaan upaya tersistematis untuk memenangkan salah satu kontestan Pemilu. Saya dengar kabar ada operasi agar suara partai kecil diambil untuk dialihkan, terutama Partai Perindo, Partai Gelora, dan Partai Ummat," kata Deddy, Kamis (22/2/2024).
Lihat Juga :