Bivitri Susanti: Masyarakat Jangan Terkecoh Hasil Quick Count dan Real Count Pemilu 2024
Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
"Saya yakin sebelum adanya film ini pasti temen-temen menyadari adanya kesalahan, adanya film ini adalah untuk menjabarkan kegelisahan temen-temen," tandasnya.
Sementara itu, sutradara film Dirty Vote, Dandhy Dwi Laksono yang hadir dalam acara tersebut bercerita bahwa proses pembuatan film dokumenter Dirty Vote dilakukan saat dirinya berstatus sebagai tersangka. "Saya sebenarnya membuat film ini dalam keadaan tersangka, pasca saya membikin film Sexy Killer 5 tahun lalu," ungkap Dandhy.
Baca juga: Sebut Gagal Total, Ray Rangkuti Minta KPU Tutup Sirekap Pemilu 2024
Dandhy mengungkapkan, ada alasan tersendiri mengapa memilih Bivitri Susanti, Feri Amsari dan Zainal Arifin Mochtar sebagai aktor dalam film dokumenternya tersebut. Sebab, menurutnya, ketiga orang ini merupakan sosok yang berintegritas, independen serta bisa bertanggung jawab terhadap apa yang mereka sampaikan.
"Saya memilih aktor-aktor yang bisa bertanggung jawab dengan argumennya, berintegritas dan independen," imbuhnya.
Dandhy mengatakan, dirinya membuat film ini menjadi konten yang bisa bertahan dengan sendirinya karena kekuatan substansi yang dihadirkan.
Sementara itu, sutradara film Dirty Vote, Dandhy Dwi Laksono yang hadir dalam acara tersebut bercerita bahwa proses pembuatan film dokumenter Dirty Vote dilakukan saat dirinya berstatus sebagai tersangka. "Saya sebenarnya membuat film ini dalam keadaan tersangka, pasca saya membikin film Sexy Killer 5 tahun lalu," ungkap Dandhy.
Baca juga: Sebut Gagal Total, Ray Rangkuti Minta KPU Tutup Sirekap Pemilu 2024
Dandhy mengungkapkan, ada alasan tersendiri mengapa memilih Bivitri Susanti, Feri Amsari dan Zainal Arifin Mochtar sebagai aktor dalam film dokumenternya tersebut. Sebab, menurutnya, ketiga orang ini merupakan sosok yang berintegritas, independen serta bisa bertanggung jawab terhadap apa yang mereka sampaikan.
"Saya memilih aktor-aktor yang bisa bertanggung jawab dengan argumennya, berintegritas dan independen," imbuhnya.
Dandhy mengatakan, dirinya membuat film ini menjadi konten yang bisa bertahan dengan sendirinya karena kekuatan substansi yang dihadirkan.
Lihat Juga :