Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Klaim Situasi Pascapemilu Aman dan Tenteram

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:52 WIB
loading...
Menko Polhukam Hadi...
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto bersama Ketua Umum PBNU memberikan keterangan pers di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2024). FOTO/MPI/WIDYA MICHELLA
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia ( Menko Polhukam ) Hadi Tjahjanto mengklaim situasi pascapemilu 2024 tenteram dan kondusif. Hadi yakin situasi aman dan damai sejak pengumuman hasil pemilu kemudian sampai pelantikan presiden dan wapres terpilih nanti.

Hal ini disampaikan Hadi Tjahjanto saat melakukan kunjungan ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2024). Kehadiran Hadi diterima langsung Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf beserta sajaran.

"Situasi saat ini adem, ayem, tenteram, dan stabilitas. Beliau Gus Yahya sangat setuju, sehingga seluruh proses pembangunan bisa berjalan dengan baik dan dirasakan masyarakat sangat kondusif ini," katanya.



Menurut Menko Polhukam, dirinya telah bertemu dengan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengetahui kondisi keamanan. Situasi kondusif haru dijaga dengan baik sampai akhir tahun nanti.

Hadi menjelaskan, kunjungan ke PBNU bukanlah kali pertama. Sejak menjabat sebagai Panglima TNI, ia aktif untuk bekerja sama dengan sejumlah ormas untuk menjaga kondusivitas antarmasyarakat.

"Agenda utama dalam 8 bulan kira-kira jabatan saya adalah menjaga kondisi aman dan tentram. Oleh sebab itu agenda penting yang harus saya lakukan adalah harus berkoordinasi dengan tokoh-tokoh kemudian ormas adalah bagian dari komponen bangsa yang harus dipegang erat," katanya.

Alasannya mengunjungi PBNU sehari usai dilantik menjadi Menko Polhukam karena NU merupakan ormas besar sampai ke daerah-daerah. Dia menyakini PBNU memiliki satu kekuatan yang apabila ada permasalahan-permasalahan yang utamanya adalah memberikan rasa tenang.

Baca juga: Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Kunjungi Mahfud MD, Disambut Pelukan Hangat

"Kita bisa lakukan beberapa kegiatan di lapangan untuk bisa mengajak masyarakat tetap tenang dan oleh Ketum PBNU sempat kami bicarakan. Kita menggunakan kegiatan-kegiatan itu juga untuk mengajak masyarakat agar hatinya tenang, kondisi aman, senyum, tidak gontok-gontokan, kan ini sifat bangsa Indonesia seperti itu," katanya.

Sementara itu, Gus Yahya yakin PBNU mampu untuk membantu pemerintah dalam menjaga kondusivitas masyarakat pasca pemilihan umum (pemilu) 2024. "InsyaAllah kami mampu menjaga keadaan yang sudah kondusif keadaan masyarakat ini supaya semua untuk memenuhi hajat untuk mengatasi masalah-masalah. PBNU siap kerja sama dan upayakan dalam jaga kondusivitas," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Berita Terkini
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved