Resmi Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN, Ini Karier AHY di Militer dan Politik
Rabu, 21 Februari 2024 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
AHY diketahui merupakan lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 dan menerima penghargaan Adhi Makayasa. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di US Army Maneuver Captain Career Course di Fort Benning, Amerika Serikat pada tahun 2011.
Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Lantik AHY Jadi Menteri ATR/BPN
Kemudian AHY melanjutkan pendidikan di US Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat pada 2015.
Dikutip dari berbagai sumber, dalam kedinasan militer, AHY pernah bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada 2002, AHY yang merupakan perwira Brigif Linud 17 Kostrad, menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak yang ditugaskan dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh yang penuh risiko sebagai Komandan Tim Khusus.
Pada November 2006, AHY mengemban tugas sebagai perwira seksi operasi kontingen Garuda XXIII-A dalam menjaga perdamaian di sepanjang perbatasan Israel dan Libanon Selatan, ketika Israel dan Hizbullah terlibat dalam perang selama 34 hari.
Kontingen tersebut merupakan kontingen pertama Indonesia yang dikirim untuk misi perdamaian PBB di Libanon (UNIFIL).
Semasa penugasannya, AHY menginisiasi Program Mobil Pintar sebagai salah satu sarana mengurangi dampak trauma perang untuk anak-anak. Atas inisiatif ini, AHY dianugerahi Army Service Distinction Medal dari pimpinan Angkatan Bersenjata Libanon.
Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Lantik AHY Jadi Menteri ATR/BPN
Kemudian AHY melanjutkan pendidikan di US Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat pada 2015.
Dikutip dari berbagai sumber, dalam kedinasan militer, AHY pernah bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada 2002, AHY yang merupakan perwira Brigif Linud 17 Kostrad, menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak yang ditugaskan dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh yang penuh risiko sebagai Komandan Tim Khusus.
Pada November 2006, AHY mengemban tugas sebagai perwira seksi operasi kontingen Garuda XXIII-A dalam menjaga perdamaian di sepanjang perbatasan Israel dan Libanon Selatan, ketika Israel dan Hizbullah terlibat dalam perang selama 34 hari.
Kontingen tersebut merupakan kontingen pertama Indonesia yang dikirim untuk misi perdamaian PBB di Libanon (UNIFIL).
Semasa penugasannya, AHY menginisiasi Program Mobil Pintar sebagai salah satu sarana mengurangi dampak trauma perang untuk anak-anak. Atas inisiatif ini, AHY dianugerahi Army Service Distinction Medal dari pimpinan Angkatan Bersenjata Libanon.
Lihat Juga :