Pengamat: Ridwan Kamil Berperan Penting dalam Kemenangan Golkar di Jawa Barat

Senin, 19 Februari 2024 - 17:41 WIB
loading...
Pengamat: Ridwan Kamil...
Ridwan Kamil dianggap berperan penting dalam kemenangan Partai Golkar di Jawa Barat dalam Pileg 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Golkar berhasil menguasai Jawa Barat dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. Partai dengan nomor urut 4 tersebut mampu mengalahkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra.

Berdasar real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Golkar meraih 1.164.757 suara. Angka sebanyak itu diperoleh dari 46,28 data masuk untuk pileg di Jawa Barat. Selaras dengan real count KPU, quick count Poltracking Indonesia mencatat Partai Golkar menang di Jawa Barat.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda menyebut, Partai Golkar berhasil menguningkan Jawa Barat. ”Jawa Barat pernah dipimpin Golkar pada 2004, tahun ini kemungkinan Golkar menang di Jawa Barat. Itu ada banyak faktor. Di antaranya mesin partai, caleg, Ridwan Kamil, dan sebagainya,” ungkapnya dalam dialog quick count Pemilu 2024 yang ditayangkan di kanal YouTube Poltracking Indonesia, Senin (19/2/2024).

Baca juga: Ridwan Kamil dan Atalia Bawa Partai Golkar Kuasai Jawa Barat

Meski tidak memiliki figur calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), secara nasional Partai Golkar berhasil meraih suara terbanyak kedua versi quick count di berbagai lembaga survei. Merujuk quick count Poltracking Indonesia dengan data masuk 99,2% di mana PDIP berhasil meraih 16,36%. Sementara Partai Golkar 14,59%.

Direktur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi menyampaikan data itu menunjukkan anomali. Sebab, Partai Golkar bisa lebih unggul dari Partai Gerindra yang memiliki Prabowo Subianto sebagai capres. Biasanya, suara partai yang punya figur capres lebih unggul dari partai lain. ”Golkar yang tidak mempunyai capres justru dia nomor dua, ternyata suara Golkar lumayan bila dibandingkan dengan Gerindra,” kata Arya.

Baca juga: Pemilu 2024, Golkar Bersyukur Sudah Penuhi Target Kursi di DPR

Arya menjelaskan beberapa hal yang mendongkrak suara Partai Golkar. Menurut Arya, raihan suara Partai Golkar yang terpotret lewat quick count merupakan akumulasi dari perolehan suara caleg mereka di berbagai daerah pemilihan. Khususnya di daerah-daerah yang menjadi lumbung suara seperti Jawa Barat.

”Dalam konteks ini PDIP dan Golkar yang cukup lumayan di hasil quick count, nomor satu dan nomor dua meskipun tidak ada yang menembus 20%, itu bisa jadi dikontribusi oleh yang memilih caleg,” bebernya.

Khusus di Jawa Barat, Golkar berpotensi menyudahi dominasi PKS dan Partai Gerindra lantaran memiliki Ridwan Kamil. Sebagai fungsionaris Partai Golkar, RK yang memiliki popularitas tinggi berhasil menjadi magnet suara. Apalagi tahun ini istrinya, Atalia Praratya, menjadi caleg Partai Golkar.

”Jawa Barat itu Golkar menang karena memang Ridwan Kamil sudah menjadi fungsionaris dan ada istrinya juga nyaleg. Jadi, basis pemilih Ridwan Kamil yang mengatrol suara Golkar,” jelas dia.

Meski RK tidak maju sebagai caleg, dia punya rekam jejak sebagai gubernur dan wali kota di Jawa Barat. Selain itu, popularitasnya juga tinggi. Sehingga keberadaan RK di Partai Golkar menambah infrastruktur dan jangkar politik mereka di Jawa Barat.

”Golkar juga partai dengan infrastruktur yang sudah cukup mapan di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat. Dedi Mulyadi pergi, RK masuk. Itu juga bisa berkontribusi. Jadi, ada infrastruktur partai yang cukup kuat di daerah,” ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Rekomendasi
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Cara Seru Nonton Beragam...
Cara Seru Nonton Beragam Microdrama di V+Short, Bikin Ketagihan!
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Jaya: Berkas Perkara Lengkap
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved