KPU Harus Pastikan Rekapitulasi Suara Pemilu Transparan

Jum'at, 16 Februari 2024 - 07:09 WIB
loading...
KPU Harus Pastikan Rekapitulasi...
KPU harus memastikan bahwa proses rekapitulasi suara Pemilu Serentak 2024 bejalan secara transparan. FOTO/DOK.MPI
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) harus memastikan bahwa proses rekapitulasi suara Pemilu Serentak 2024 berjalan secara transparan. Hal ini penting dilakukan di tengah tudingan penggelembungan suara di Pilpres 2024 dan desakan audit tim IT KPU.

"KPU harus beri kepastian bahwa semua proses rekapitulasi suara transparan, tak boleh ada yang ditutup-tutupi agar publik tak curiga, termasuk soal Sirekap yang lagi ramai harus dipastikan aman," kata pengamat politik, Adi Prayitno kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (16/2/2024).

Audit forensik IT KPU, kata Adi, memang bisa membuktikan ada tidaknya kecurangan dalam pemungutan suara. Namun siapa yang memiliki kewenangan untuk melakukan audit, juga masih belum jelas.

Baca juga: KPU: 2.325 TPS Salah Input Data di Sirekap

"Siapa yang punya kewenangan untuk lakukan itu? Itu kan tanda tanya publik," ujarnya Adi.

Anggota Dewan Pembina Perludem menambahkan perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak cukup menggunakan Sirekap. Karena yang diunggah adalah hasil Pemilu, maka kontrol kinerja Sirekap juga harus maksimal.

Sebab, rumusannya secara ilmiah adalah transparansi akan menimbulkan partisipasi publik yang kemudian menuntut akuntabilitas dan profesionalitas pengelolanya. Untuk itu, kritik atas kesalahan input data sejatinya menunjukkan peran serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif di Pemilu.



"Bukan hanya mencoblos, tapi juga mengawal hasil suara di TPSnya. Fenomena ini sesuatu yang menggembirakan bagi Pemilu Indonesia, asalkan tidak berkelindan dengan hoax dan provokasi yang menyesatkan," kata Titi dalam keterangan tertulisnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Roy Suryo Tuding Format...
Roy Suryo Tuding Format Ukuran Ijazah Jokowi Berbeda, Ketum Jokman: Ini Sesuatu Hal yang Enggak Masuk Akal
Bonatua Sebut KPU Bakal...
Bonatua Sebut KPU Bakal Buka Ijazah Jokowi ke Publik Pekan Depan
Sidang Bonjowi, KIP...
Sidang Bonjowi, KIP Periksa KPU hingga Polda Metro Jaya
KPU Gelar Rapat usai...
KPU Gelar Rapat usai KIP Kabulkan Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Presiden Ini Menang...
Presiden Ini Menang Pilpres 7 Kali Berturut-turut, Rival Menuduhnya Curang
Rekomendasi
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Berita Terkini
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved