Sutradara dan 3 Aktor Pemeran Dirty Vote Dilaporkan ke Polisi, Ini Respons Mahfud MD
Selasa, 13 Februari 2024 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
"Saya malah sejak pemilu tuh saya nggak pernah ketemu Feri Amsari karena saya tahu dan dia menghindar untuk ketemu saya dan saya menghindar untuk ketemu dia. Kalau Uceng (Zainal Arifin Mochtar) karena saya sering ke Jogja sering makan bersama, tapi bukan hanya sama Uceng, termasuk sama pendukung-pendukungnya Anies, Prabowo kumpul semua," jelas Mahfud.
"Bivitri juga itu diskusi-diskusi terus dengan saya, kalau ada masalah-masalah hukum yang harus dibahas di Kemenko Polhukam," sambungnya.
Dia menjelaskan tiga Ahli Hukum Tata Negara itu memang masuk ke dalam struktur Tim Percepatan Reformasi Hukum di Kemenko Polhukam. Namun bekas anak buahnya itu juga ada yang menjadi bagian dari pemenang dari pasangan nomor urut satu Anies Baswedan ataupun pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto.
"Tiga anak itu kan teman-teman saya, ketika saya dosen mereka masih sangat muda-muda binaan saya semua, teman saya berdiskusi, Bivitri, ya Feri, ya Saldi Isra, ya Uceng apalagi saya yang ini disertasinya, memang teman saya semua. Dan saya punya tim reformasi hukum 60 orang lebih itu ada yang ke Anies, ada yang ke Prabowo juga. Jadi itu nggak ada hubungannya dengan saya semua," tuturnya.
Menurutnya, film itu juga sebenarnya bukan mengungkap fakta baru karena alur film itu membahas berita-berita yang sudah dipublikasikan soal Pemilu 2024.
"Kalau menurut saya itu isinya kan tidak ada yang baru, itu kan fakta-fakta yang dijahit dengan sangat baik dari segi sinematografi sehingga menurut saya apa sih yang mengejutkan memang begitu, yang dirasakan," paparnya.
"Bivitri juga itu diskusi-diskusi terus dengan saya, kalau ada masalah-masalah hukum yang harus dibahas di Kemenko Polhukam," sambungnya.
Dia menjelaskan tiga Ahli Hukum Tata Negara itu memang masuk ke dalam struktur Tim Percepatan Reformasi Hukum di Kemenko Polhukam. Namun bekas anak buahnya itu juga ada yang menjadi bagian dari pemenang dari pasangan nomor urut satu Anies Baswedan ataupun pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto.
"Tiga anak itu kan teman-teman saya, ketika saya dosen mereka masih sangat muda-muda binaan saya semua, teman saya berdiskusi, Bivitri, ya Feri, ya Saldi Isra, ya Uceng apalagi saya yang ini disertasinya, memang teman saya semua. Dan saya punya tim reformasi hukum 60 orang lebih itu ada yang ke Anies, ada yang ke Prabowo juga. Jadi itu nggak ada hubungannya dengan saya semua," tuturnya.
Menurutnya, film itu juga sebenarnya bukan mengungkap fakta baru karena alur film itu membahas berita-berita yang sudah dipublikasikan soal Pemilu 2024.
"Kalau menurut saya itu isinya kan tidak ada yang baru, itu kan fakta-fakta yang dijahit dengan sangat baik dari segi sinematografi sehingga menurut saya apa sih yang mengejutkan memang begitu, yang dirasakan," paparnya.
Lihat Juga :