Pemilu 2024 di Canberra, Partisipasi Pemilih Mencapai 75%

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:37 WIB
loading...
Pemilu 2024 di Canberra,...
Pemungutan suara Pemilu 2024 di Canberra, Australia telah usai dilaksanakan pada Sabtu (10/2/2024). Penghitungan suara akan dilaksanakan Rabu (14/2/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
CANBERRA - Tahapan pemungutan suara untuk Pemilu 2024 di Canberra, Australia telah usai dilaksanakan pada hari Sabtu (10/2/2024). Pesta demokrasi 5 tahunan ini resmi ditutup pada jam 19.00 waktu Canberra, setelah 10 jam melayani pemilih yang dimulai jam 09.00 pagi.

Selanjutnya, penghitungan suara nanti dilaksanakan bersamaan dengan hari pencoblosan di Indonesia, Rabu (14/2/2024). Saat ini, kotak suara yang berisi surat sudah dicoblos telah disegel Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Canberra. Kotak suara tersebut telah disimpan di tempat dengan pengamanan ketat dan dipantau CCTV 24 jam.

“Penghitungan surat suara akan dilakukan di 14 Februari mendatang, setelah TPS di dalam negeri ditutup. Jadi setelah TPS ditutup pada jam 13.00 WIB, kami segera mulai penghitungan suara pada jam 17.00 waktu Canberra. Jika ada muncul hasil pemilu di luar negeri, bisa dipastikan itu tidak bersumber dari PPLN (Panitia Pemilu Luar Negeri),” kata Ketua PPLN Canberra David Silalahi dalam siaran persnya, Minggu (11/2/2024). Baca juga: Apa Itu Istilah Gentong Babi di Film Dirty Vote? Ungkap Kecurangan Pemilu 2024

Pemilih di Canberra didominasi oleh pemilih muda dan kaum perempuan. PPLN Canberra mencatat sekitar 540 masyarakat Indonesia yang bermukim di Canberra hadir langsung mencoblos di TPS (Tempat Pemungutan Suara) Luar Negeri yang bertempat di KBRI Canberra.

Jika dibandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap, maka tingkat partisipasi pemilih di Canberra mencapai 75%. “Partisipasi di Canberra ini terbilang tinggi, mengingat bahwa menurut data KPU, tingkat partisipasi Pemilu 2019 di luar negeri secara rata-rata hanya 42%. Tingkat partisipasi sudah melebih target yang dari KPU (50%) pada Pemilu 2024,” ujarnya.

Turut hadir pula pemilih muda sekaligus pemilih pemula, yang baru pertama kali memberikan hak suaranya. Misalnya Satria Lembayung Pramono, yang mengungkapkan antusiasmenya. “Senang bisa ikut dalam pesta demokrasi ini. Saya mencari tahu profil para calon. Juga menyaksikan debat-debat yang ada di TV” ungkap putra dubes yang akrab disapa dengan panggilan Bayung ini.

Hari pencoblosan ini turut dimeriahkan dengan pasar senggol. Usai memberikan hak suaranya di area TPS, masyarakat dapat menikmati ragam jajanan tradisional asal Indonesia di area Pasar Senggol.

Pasar Senggol ini diselenggarakan atas kolaborasi antara komunitas Tangan Di Atas, Atase Perdagangan, KBRI Canberra, dan PPLN Canberra. KBRI Canberra memfasilitasi tenda yang digunakan para pedagang makanan. Atase Perdagangan mensponsori dana penyelenggaraan kegiatan.

Sedangkan PPLN Canberra membantu mempromosikan kegiatan Pasar Senggol yang diselenggarakan bersamaan dengan hari pemungutan suara di Canberra. Pasar Senggol ini sekaligus menjadi ajang promosi makanan khas Indonesia dan produk-produk dari Indonesia untuk warga negara Australia di Canberra dan sekitarnya.

“Tujuannya pelaku usaha (kuliner) di Canberra ini bisa naik kelas. Jadinya nanti setelah ini bisa membuka restoran Indonesia di Canberra dan seluruh Australia” kata Atase Perdagangan KBRI Canberra Agung Haris Setiawan.

Masyarakat yang ikut berjualan sangat senang dengan diadakannya Pasar Senggol ini. “Luar biasa kontribusinya untuk komunitas Indonesia di Canberra. Kalau bisa sering-sering diadakan Pasar Senggolnya, kalau bisa setahun lima kali,” kata Bu Iis, salah satu masyarakat yang berjualan makanan di Pasar Senggol ini. Baca juga:
Menjelang Hari Pencoblosan Pemilu 2024, Pertamina Antisipasi Kenaikan Konsumsi BBM

Pasar Senggol ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Mereka senang karena selain memberikan hak suara di bilik suara, juga dapat melepas rasa rindu akan makanan tradisional Indonesia di Pasar Senggol.

Ada yang hadir mengambil antrean memilih, kemudian keluar ke area Pasar Senggol untuk menikmati kuliner. Ada juga yang setelah memilih, lanjut menikmati jajanan tradisional di Pasar Senggol.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
2 WNI Akui Dapat Kekerasan...
2 WNI Akui Dapat Kekerasan Fisik saat Ditahan Israel, Diinjak, Ditendang, hingga Disetrum
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Alami Kekerasan Ditendang, Dipukul, hingga Disetrum
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Rekomendasi
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved