Pilkada 2020 Akan Hasilkan Pemimpin Terbaik Lawan COVID-19
Kamis, 13 Agustus 2020 - 01:29 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyatakan, Pilkada menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin yang memiliki keunggulan extraordinary yaitu mengkonversi hambatan menjadi peluang. "Pemimpin yang dilahirkan adalah yang melakukan business not as usual atau pemimpin yang biasa-biasa saja, tetapi pemimpin yang selain aware terhadap pandemi dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, tapi utamanya adalah pemimpin yang bisa menjamin demokrasi berjalan dengan baik, tidak melakukan kecurangan dan berorientasi kepada pengembangan pendidikan politik masyarakat," kata Novan.
Analis Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah berharap masyarakat punya kepekaan dalam memilih pemimpinnya. Ia menjelaskan, ada tiga jenis masyarakat Indonesia yaitu yang patuh terhadap aturan, yang "emang gue pikirin" atau acuh tak acuh, dan jenis wait and see atau waspada terhadap COVID-19.
"Karena itu saat penyelenggaraan Pilkada tiga jenis itu harus diedukasi dan ini tantangan penyelenggara jangan sampai muncul kluster COVID baru," kata Trubus.
Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Wilayah V Direktorat Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD Kemendagri, Heriyani Roni mengatakan, di samping punya tugas besar, Pilkada ini juga menjadi tantangan bagi kepala daerah. Manajemen kepemimpinan kepala daerah dalam menghadapi emergency harus mengambil langkah inovatif agar tidak terjadi peningkatan grafik COVID-19.
Analis Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah berharap masyarakat punya kepekaan dalam memilih pemimpinnya. Ia menjelaskan, ada tiga jenis masyarakat Indonesia yaitu yang patuh terhadap aturan, yang "emang gue pikirin" atau acuh tak acuh, dan jenis wait and see atau waspada terhadap COVID-19.
"Karena itu saat penyelenggaraan Pilkada tiga jenis itu harus diedukasi dan ini tantangan penyelenggara jangan sampai muncul kluster COVID baru," kata Trubus.
Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Wilayah V Direktorat Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD Kemendagri, Heriyani Roni mengatakan, di samping punya tugas besar, Pilkada ini juga menjadi tantangan bagi kepala daerah. Manajemen kepemimpinan kepala daerah dalam menghadapi emergency harus mengambil langkah inovatif agar tidak terjadi peningkatan grafik COVID-19.
(abd)
Lihat Juga :