Hasil Survei ICRC, PKN Berpeluang Lolos ke Parlemen
Sabtu, 10 Februari 2024 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
Alasan kedua, tren elektabilitas PKN terus meningkat dengan signifikan dari 3 bulan terakhir ini. “Tren positif dari survei November dan Desember 2023 dan itu terus mengalami kenaikan hingga saat ini,” jelasnya.
Ketiga yaitu, pengaruh dari Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum yang dinilai bertangan dingin akan membawa PKN berbuat banyak pada Pemilu 2024 ini. Berdasarkan pengalaman Anas memimpin Partai Demokrat yang sempat menjadi pemenang Pemilu 2009, Hadi menduga PKN akan memberikan kejutan. “Saya kira PKN akan memberikan kejutan di bawah Anas,” urainya.
Untuk Pilpres, diperkirakan akan terjadi dua putaran. Paslon nomor 2 Prabowo-Gibran baru mencapai elektabilitas 43,6%. Untuk lawan Prabowo-Gibran, menurut Hadi, masih sama-sama ada peluang antara Anies-Muhaimin ataupun Ganjar-Mahfud karena keduanya masih dalam margin of error. “Karena selisih antara pasangan tersebut masih dalam margin of error,” tandasnya. Baca juga: Nostalgia di Bakso Sukowati Cikeas, Anas Urbaningrum: Alhamdulillah Terpenuhi
Diketahui, survei dilakukan periode 26 Januari-1 Februari 2024 melalui wawancara via telepon oleh pewawancara terlatih dengan sampel sebanyak 1.230 responden. Sampel survei ini adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.
Metode penarikan sampel adalah stratified random. Margin of error sebesar kurang lebih 2,79%, pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel 83% dari jumlah populasi nasional (pengguna ponsel).
Ketiga yaitu, pengaruh dari Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum yang dinilai bertangan dingin akan membawa PKN berbuat banyak pada Pemilu 2024 ini. Berdasarkan pengalaman Anas memimpin Partai Demokrat yang sempat menjadi pemenang Pemilu 2009, Hadi menduga PKN akan memberikan kejutan. “Saya kira PKN akan memberikan kejutan di bawah Anas,” urainya.
Untuk Pilpres, diperkirakan akan terjadi dua putaran. Paslon nomor 2 Prabowo-Gibran baru mencapai elektabilitas 43,6%. Untuk lawan Prabowo-Gibran, menurut Hadi, masih sama-sama ada peluang antara Anies-Muhaimin ataupun Ganjar-Mahfud karena keduanya masih dalam margin of error. “Karena selisih antara pasangan tersebut masih dalam margin of error,” tandasnya. Baca juga: Nostalgia di Bakso Sukowati Cikeas, Anas Urbaningrum: Alhamdulillah Terpenuhi
Diketahui, survei dilakukan periode 26 Januari-1 Februari 2024 melalui wawancara via telepon oleh pewawancara terlatih dengan sampel sebanyak 1.230 responden. Sampel survei ini adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.
Metode penarikan sampel adalah stratified random. Margin of error sebesar kurang lebih 2,79%, pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel 83% dari jumlah populasi nasional (pengguna ponsel).
(poe)
Lihat Juga :