Yenny Wahid Tegaskan TPN Ganjar-Mahfud Tak Khawatirkan Hasil Survei
Sabtu, 10 Februari 2024 - 00:08 WIB
loading...
Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid, turut mengomentari hasil survei yang dilaksanakan Indikator Politik Indonesia pada 28 Januari - 4 Februari 2024. Foto/TPN Ganjar-Mahfud
A
A
A
JAKARTA - Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud , Zannuba Ariffah Chafsoh yang akrab disapa Yenny Wahid , turut mengomentari hasil survei yang dilaksanakan Indikator Politik Indonesia pada 28 Januari - 4 Februari 2024.
Diketahui, temuan survei tersebut menempatkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di urutan terakhir. Namun, Yenny mengaku tidak mengkhawatirkan hasil survei itu.
Yenny menegaskan, bawa pihaknya memiliki metode sendiri dalam mengukur suhu di masyarakat. Yakni dengan menggunakan metode triangulasi, yang dianggap lebih komprehensif.
"Kalau survei memang survei tuh ada macem-macem survei, ada survei yang konvensional dan tradisional, yang menggunakan metode tradisional, datang ke orang yang akan di survei, nah itu rentan," kata Yenny Wahid setelah acara makan malam imlek di Restoran Empurau, Jembatan Lima Raya, Jakarta Barat, Jumat (9/2/2024).
Baca juga: Hajatan Rakyat di Pakansari Pecah, Ganjar: Luar Biasa
Menurutnya, metode konvensional memiliki kerentanan dalam proses pengumpulan data. Hal itu juga, yang membuat pihak TPN Ganjar-Mahfud tidak terlalu khawatir dengan hasil survei yang menempatkan paslon nomor urut 3 itu di peringkat terakhir.
"Kemudian juga bisa juga terjadi rekayasa, jadi kita sendiri sudah tidak menggunakan metode itu untuk mengukur suhu di masyarakat. Kita menggunakan metode yang berbeda, survei triangulasi," katanya.
Diketahui, temuan survei tersebut menempatkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di urutan terakhir. Namun, Yenny mengaku tidak mengkhawatirkan hasil survei itu.
Yenny menegaskan, bawa pihaknya memiliki metode sendiri dalam mengukur suhu di masyarakat. Yakni dengan menggunakan metode triangulasi, yang dianggap lebih komprehensif.
"Kalau survei memang survei tuh ada macem-macem survei, ada survei yang konvensional dan tradisional, yang menggunakan metode tradisional, datang ke orang yang akan di survei, nah itu rentan," kata Yenny Wahid setelah acara makan malam imlek di Restoran Empurau, Jembatan Lima Raya, Jakarta Barat, Jumat (9/2/2024).
Baca juga: Hajatan Rakyat di Pakansari Pecah, Ganjar: Luar Biasa
Menurutnya, metode konvensional memiliki kerentanan dalam proses pengumpulan data. Hal itu juga, yang membuat pihak TPN Ganjar-Mahfud tidak terlalu khawatir dengan hasil survei yang menempatkan paslon nomor urut 3 itu di peringkat terakhir.
"Kemudian juga bisa juga terjadi rekayasa, jadi kita sendiri sudah tidak menggunakan metode itu untuk mengukur suhu di masyarakat. Kita menggunakan metode yang berbeda, survei triangulasi," katanya.
Lihat Juga :