Cerita Ketegasan Nabi, Mahfud Sampaikan Pentingnya Pemimpin Tegakkan Hukum meski ke Anak
Jum'at, 09 Februari 2024 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Nabi Muhammad menyampaikan kalau negaramu ingin selamat tegakkan hukum dengan baik karena kalau hukum tidak ditegakkan negaramu hanya menunggu kehancurannya.
"Sehingga, Nabi lalu berkata demi Allah, jangankan hanya anaknya Bani Makhzum, anak saya sendiri saja kalau mencuri saya potong tangannya. Siti Fatimah kalau mencuri saya potong tangannya," ujar Mahfud.
Ketika hukum tidak ditegakkan negara ini hanya menanti kehancurannya seperti negara-negara dan negara-negara besar masa lalu.
Terkait itu, Mahfud mengingatkan jika ingin memilih pemimpin, pilih dia yang bisa menyelamatkan Indonesia dari kehancuran membersihkan kleptokrasi. Pilih pemimpin yang adil dan yang bisa menegakkan hukum dengan benar.
"Karena kalau dari penegakan hukum dengan benar, misalnya korupsi dihapus kita dapat berapa, bagi ke rakyat untuk usaha, UMKM, petani, nelayan, orang miskin yang tidak bisa sekolah, yang tidak punya uang," kata Mahfud.
"Sehingga, Nabi lalu berkata demi Allah, jangankan hanya anaknya Bani Makhzum, anak saya sendiri saja kalau mencuri saya potong tangannya. Siti Fatimah kalau mencuri saya potong tangannya," ujar Mahfud.
Ketika hukum tidak ditegakkan negara ini hanya menanti kehancurannya seperti negara-negara dan negara-negara besar masa lalu.
Terkait itu, Mahfud mengingatkan jika ingin memilih pemimpin, pilih dia yang bisa menyelamatkan Indonesia dari kehancuran membersihkan kleptokrasi. Pilih pemimpin yang adil dan yang bisa menegakkan hukum dengan benar.
"Karena kalau dari penegakan hukum dengan benar, misalnya korupsi dihapus kita dapat berapa, bagi ke rakyat untuk usaha, UMKM, petani, nelayan, orang miskin yang tidak bisa sekolah, yang tidak punya uang," kata Mahfud.
Lihat Juga :