Ganjar Tanggapi Jokowi Tak Akan Berkampanye: Isuk Dhele, Sore Tempe
Jum'at, 09 Februari 2024 - 08:22 WIB
loading...
Capres-Cawapres, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam Kampanye Akbar bertajuk Hajatan Rakyat di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron Genteng, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (8/2/2024). FOTO/MPI/ANGGIE ARIESTA
A
A
A
BANYUWANGI - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) yang tidak akan berkampanye menjelang coblosan 14 Februari 2024. Ganjar mengingatkan bahwa berdasarkan fakta, data, dan jejak digital, sering kali Jokowi melakukan hal yang berbeda.
"Ada data, ada fakta, ada jejak digital yang berkali-kali keluar dan berkali-kali direvisi. Maka saya katakan kalau lah kemudian statement-statement yang pernah muncul itu keliru, sampaikan dengan cara yang gentle, siapa pun itu kalau itu adalah koreksinya," kata Ganjar dalam Kampanye Akbar bertajuk Hajatan Rakyat di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron Genteng, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (8/2/2024).
Ganjar lalu menyitir peribahasa Isuk Dhele, Sore Tempe yang bermakna perbedaan antara kata dan perbuatan. "Isuk Dhele, Sore Tempe', enggak bisa. Maka begitu kita berbeda-beda terus, maka sulit rakyat mempercayai itu. Berlaku untuk siapa pun," kata Ganjar.
Sementara itu, terkait dukungan suara, Ganjar mengaku optimistis dengan realitas di lapangan bahwa dirinya bisa unggul di Jawa Timur. Meski disadarinya, terjadi saling kejar-kejaran suara dengan paslon lainnya, termasuk di beberapa wilayah.
"Ada data, ada fakta, ada jejak digital yang berkali-kali keluar dan berkali-kali direvisi. Maka saya katakan kalau lah kemudian statement-statement yang pernah muncul itu keliru, sampaikan dengan cara yang gentle, siapa pun itu kalau itu adalah koreksinya," kata Ganjar dalam Kampanye Akbar bertajuk Hajatan Rakyat di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron Genteng, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (8/2/2024).
Ganjar lalu menyitir peribahasa Isuk Dhele, Sore Tempe yang bermakna perbedaan antara kata dan perbuatan. "Isuk Dhele, Sore Tempe', enggak bisa. Maka begitu kita berbeda-beda terus, maka sulit rakyat mempercayai itu. Berlaku untuk siapa pun," kata Ganjar.
Sementara itu, terkait dukungan suara, Ganjar mengaku optimistis dengan realitas di lapangan bahwa dirinya bisa unggul di Jawa Timur. Meski disadarinya, terjadi saling kejar-kejaran suara dengan paslon lainnya, termasuk di beberapa wilayah.
Lihat Juga :