4 Perbedaan Kopassus Grup 1, Grup 2, dan Grup 3: dari Pembentukan, Peran, hingga Anggota

Kamis, 08 Februari 2024 - 11:48 WIB
loading...
A A A
Sedangkan Grup 2 Kopassus terbentuk lebih dulu pada 1962. Pembentukan grup ini tidak lepas dari peristiwa bersejarah, saat negara menghadapi banyaknya pemberontakan bersenjata di antaranya DI/TII, Republik Maluku Selatan (RMS) di Ambon, kemudian PRRI/Permesta, Operasi Trikora di Irian Barat dan G30S/PKI.

Sedangkan Kopassus Grup 3 menjadi yang termuda, karena baru didirikan pada 24 Juli 1967. Grup ini biasa disebut Sandi Yudha yang memiliki spesialisasi intelijen.

2. Lokasi Markas

Markas Grup 1 Kopassus awalnya berada di Cijantung, Jakarta Timur. Namun karena wilayah Cijantung diperkirakan bakal ramai dan padat, sehingga menyulitkan Kopassus melakukan latihan dan penempatan pasukan, akhirnya dipindah ke Serang, Banten.

Markas Grup 2 berada di Yogyakarta, tepatnya di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sedangkan untuk markas grup 3 terletak di Mako Cijantung, Jakarta Timur.

3. Peran

Grup 1 dan Grup 2 memiliki peran yang sama, yakni Para Komando (Parako). Dalam penugasannya, mereka bisa diterjunkan di mana saja. Mulai dari operasi lintas udara, hingga penyerbuan amfibi dari laut.

Sedangkan untuk Grup 3/Sandhi Yudha memiliki peran untuk menjalankan tugas rahasia "Clandestine Operation", membuat mereka harus punya kemampuan dalam intelijen tempur atau combat intel,dan counter insurgency (kontra pemberontakan).

4. Anggota dan Jumlah Prajurit

Grup 1 membawahi 3.274 personel yang terbagi ke dalam empat Batalyon Tempur, yaitu:

- Batalyon 11/Atulo Sena Baladhika
- Batalyon 12/Asabha Sena Baladhika
- Batalyon 13/Thikkaviro Sena Baladhika
- Batalyon 14/Bhadrika Sena Baladika
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Rekomendasi
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Cristiano Ronaldo Dihantui...
Cristiano Ronaldo Dihantui Kutukan Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
3 Kekuatan Mengerikan...
3 Kekuatan Mengerikan Harimau Jawa, dari Gigitan hingga Cakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved