Belanja 31 Daerah di Bawah 25%, Kemendagri: Biar Masyarakat yang Menilai
Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
Ardian menyebut ada beberapa hal yang menyebabkan realisasi belanja belum maksimal. Salah satunya Kepala daerah cenderung hati-hati untuk belanja. "Cashflow yang ada itu dipertahankan. Yang kami lihat banyak kepala daerah yang belum yakin belum yakin dengan potensi pendapatan. Di satu sisi komposisi belanjanya juga dikatakan masih memperhatikan dampak pandemi COVID-19 ini sendiri," katanya.
Lalu kurangnya ketersediaan dana akibat pengurangan dana transfer. Kemudian Pemda cenderung melakukan lelang di triwulan dua. Sementara pihak ketiga cenderung menarik dana pembayaran kegiatan pengadaan pada akhir tahun. "Sehingga kami berharap apabila termin pertama yang kontraktual sudah bs direalisasikan segera minta pihak ketiga menagih. Jangan ditunda sampai akhir tahun," katanya.
Ardian mengakui bahwa hal ini terus berulang karena perilaku belanja pemda seperti itu. Ditanyakan sanksi, Ardian mengatakan akan terus mempublikasikan realisasi belanja pemda agar diketahui publik.
"Kami akan mem-publish bagaimana realisasi APBD seleuruh Indonesia. Mana yang terbaik dan maaf mana yang kurang baik. Biar sanksi masyarakat yang menilai. Karena begitu APBD tidak terserap dengan baik, implikasinya kepada masyarakat itu sendiri," katanya.
Lalu kurangnya ketersediaan dana akibat pengurangan dana transfer. Kemudian Pemda cenderung melakukan lelang di triwulan dua. Sementara pihak ketiga cenderung menarik dana pembayaran kegiatan pengadaan pada akhir tahun. "Sehingga kami berharap apabila termin pertama yang kontraktual sudah bs direalisasikan segera minta pihak ketiga menagih. Jangan ditunda sampai akhir tahun," katanya.
Ardian mengakui bahwa hal ini terus berulang karena perilaku belanja pemda seperti itu. Ditanyakan sanksi, Ardian mengatakan akan terus mempublikasikan realisasi belanja pemda agar diketahui publik.
"Kami akan mem-publish bagaimana realisasi APBD seleuruh Indonesia. Mana yang terbaik dan maaf mana yang kurang baik. Biar sanksi masyarakat yang menilai. Karena begitu APBD tidak terserap dengan baik, implikasinya kepada masyarakat itu sendiri," katanya.
(abd)
Lihat Juga :