Penyebar Hoaks di Medsos Semakin Brutal

Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:27 WIB
loading...
A A A
Tak hanya kali ini saja para pelaku teror meresahkan masyarakat dengan berita palsu di medsos. Bahkan, beberapa waktu lalu para penebar teror tersebut menyebarkan kabar palsu hasil pemeriksaan Presiden Jokowi positif terpapar virus korona. Hoaks itu pun telah diklarifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Tidak tegasnya penegakan hukum dan cenderung tebang pilih terhadap penyebar hoaks membuat para ’’teroris" di medsos tersebut dengan leluasa mengulangi lagi perbuatannya. Umumnya mereka berlindung di balik nama besar parpol, ormas, maupun kelompok tertentu yang mengklaim dekat dengan kekuasaan. Tentu hal ini justru akan mencoreng kredibilitas dan nama baik lembaga maupun tokoh yang diklaim memiliki kedekatan dengan pelaku teror di medsos.

Dengan semakin brutalnya penyebaran hoaks di medsos, masyarakat harus memperhatikan sumber dan isi informasi yang diperoleh sehingga tak menelan mentah-mentah setiap kabar atau unggahan yang muncul di media sosial. Jika keduanya dipastikan tidak jelas, sebaiknya tak diteruskan atau dibagikan ke orang lain. Sudah saatnya masyarakat memperbanyak pengetahuan dan literasi digital melalui media-media resmi yang dalam penyajian informasi memegang teguh kaidah faktual, berimbang, dan tidak memihak. Dengan meningkatkan literasi digital melalui media yang kredibel, ke depan berita atau kabar hoaks terkait apa pun akan semakin berkurang.

Hal paling utama dalam mengurangi penyebaran berita hoaks, masyarakat harus menyaring terlebih dulu setiap informasi yang didapat sebelum menyebarkannya. Penyebar hoaks semakin kreatif dalam menciptakan sebuah konten, karenanya tak perlu membagikan artikel, foto, ataupun pesan berantai di medsos tanpa membaca sepenuhnya dan yakin akan kebenarannya. Tanpa penyaringan terlebih dulu, membagikan artikel, foto, ataupun pesan berantai akan mempercepat berkembangnya hoaks.
(ras)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved