Siti Atikoh Sebut Perempuan Indonesia Butuh Aksesibilitas Agar Bisa Maju
Selasa, 06 Februari 2024 - 22:14 WIB
loading...
Siti Atikoh Supriyanti, istri Capres Ganjar Pranowo mengatakan yang dibutuhkan oleh perempuan Indonesia adalah aksesibilitas. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Siti Atikoh Supriyanti , istri Capres Ganjar Pranowo menyerap aspirasi dari masyarakat khususnya kaum perempuan selama menjalani kampanye politik di berbagai daerah. Menurutnya hal pertama yang dibutuhkan oleh perempuan Indonesia adalah aksesibilitas.
"Kesempatan yang sama meskipun sekarang sudah bagus, harapannya tidak ada justifikasi, walaupun sekarang perempuan yang bekerja ada stigma, kalau anak atau suaminya sakit yang disalahin pasti ibunya," ujar Atikoh dalam One on One SINDOnewstv, seperti dikutip pada Selasa (6/2/2024).
Ibu dari Muhammad Zinedine Alam Ganjar ini mengatakan banyak perempuan yang membutuhkan kesempatan untuk berkarier. Para pria atau pasangannya harus memberikan ruang untuk perempuan beraktualisasi terutama ke keluarga dan orang terdekat.
Baca juga: Sowan ke Abuya Muhtadi, Siti Atikoh: Diberi Semangat dan Doa untuk Ganjar-Mahfud
"Itu yang kadang mengecewakan, gimana mau berkembang kalau peran perempuan masih dikesampingkan. Padahal pada porsi tertentu perempuan lebih menguasai, dari segi ketelitian, supel itu harus diberi porsi lebih," paparnya.
"Kesempatan yang sama meskipun sekarang sudah bagus, harapannya tidak ada justifikasi, walaupun sekarang perempuan yang bekerja ada stigma, kalau anak atau suaminya sakit yang disalahin pasti ibunya," ujar Atikoh dalam One on One SINDOnewstv, seperti dikutip pada Selasa (6/2/2024).
Ibu dari Muhammad Zinedine Alam Ganjar ini mengatakan banyak perempuan yang membutuhkan kesempatan untuk berkarier. Para pria atau pasangannya harus memberikan ruang untuk perempuan beraktualisasi terutama ke keluarga dan orang terdekat.
Baca juga: Sowan ke Abuya Muhtadi, Siti Atikoh: Diberi Semangat dan Doa untuk Ganjar-Mahfud
"Itu yang kadang mengecewakan, gimana mau berkembang kalau peran perempuan masih dikesampingkan. Padahal pada porsi tertentu perempuan lebih menguasai, dari segi ketelitian, supel itu harus diberi porsi lebih," paparnya.
Lihat Juga :