Wakil Rektor UPNVJ Klarifikasi Perihal Seruan Aksi Massa Kritisi Jokowi
Selasa, 06 Februari 2024 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
Hal terpenting kata Ria, jangan menjadikan kampus sebagai titik kumpul BEM-BEM dari Universitas lain untuk tujuan partisan dalam situasi pemilu saat ini. Selain itu, Ria juga berpesan kepada setiap sivitas akademika, khususnya mahasiswa pengurus BEM, untuk selalu berpikir rasional dan kritis terhadap dinamika konstelasi dan kontestasi politik saat ini.
"Kampus harus menyuarakan kebebasan berpendapat, kontestasi yang beretika dan beradab serta memastikan pelaksanaan pemilu yang berintegritas. Jangan biarkan kampus terjerembab menjadi objek yang dimanfaatkan pihak-pihak lain yang ingin memenangkan pemilu dengan memperalat warga kampus," ungkap Ria.
Sebelumnya, muncul seruan daring dengan judul Seruan Bela Negara yang menghadirkan logo UPNVJ. Seruan dengan subjudul "Menyelamatkan Demokrasi yang Kian Lara" itu meminta para sivitas akademika dan alumni UPNVJ untuk berkumpul hari ini di depan Rektorat UPNVJ Kampus Pondok Labu pada pukul 14.00-16.00 WIB.
"Kampus harus menyuarakan kebebasan berpendapat, kontestasi yang beretika dan beradab serta memastikan pelaksanaan pemilu yang berintegritas. Jangan biarkan kampus terjerembab menjadi objek yang dimanfaatkan pihak-pihak lain yang ingin memenangkan pemilu dengan memperalat warga kampus," ungkap Ria.
Sebelumnya, muncul seruan daring dengan judul Seruan Bela Negara yang menghadirkan logo UPNVJ. Seruan dengan subjudul "Menyelamatkan Demokrasi yang Kian Lara" itu meminta para sivitas akademika dan alumni UPNVJ untuk berkumpul hari ini di depan Rektorat UPNVJ Kampus Pondok Labu pada pukul 14.00-16.00 WIB.
(rca)
Lihat Juga :