Akademisi Bersuara Krisis Demokrasi, TPN Ganjar-Mahfud: Pemilih Muda Sekarang Jadi Tahu

Selasa, 06 Februari 2024 - 20:16 WIB
loading...
Akademisi Bersuara Krisis...
Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Aris Setiawan Yodi menegaskan, pemilih muda tidak bodoh ketika melihat akademisi dari berbagai kampus di Tanah Air bersuara. Foto/Muhammad Refi Sandi/MPI
A A A
DEPOK - Juru Bicara (Jubir) TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD , Aris Setiawan Yodi menegaskan bahwa pemilih muda tidak bodoh ketika melihat akademisi dari berbagai kampus di Tanah Air bersuara soal krisis demokrasi saat ini. Menurutnya, anak muda merupakan kalangan kritis.

"Pesan untuk anak muda adalah kita sudah melihat hari ini banyak akademisi bersuara, anak muda tidak bodoh, anak muda tidak bisa dijadikan komoditas dan digiring ke mana saja. Anak muda anak yang kritis," kata Aris saat ditemui di Kampus Fisip UI, Depok, Selasa (6/2/2024).

Aris menambahkan, pemilih muda yang mendominasi Pemilu 2024 juga tahu siapa calon yang lahir dari rakyat dan yang lahir dari proses pelanggaran etik di Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Anak muda tahu siapa calon yang lahir dari keluarga sederhana dan dari rakyat. Anak muda juga tahu mana calon yang lahir dari proses pelanggaran etik di MK dan KPU silakan memilih," ujarnya.

Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud Tolak Politisasi Bansos

"Apakah Indonesia akan dipimpin oleh capres-cawapres dari rakyat atau dari elite yang didukung kesewenangan," tambahnya.

Lebih lanjut Aris menargetkan, suara pemilih muda untuk pasangan Ganjar-Mahfud yang diusung PDIP, Perindo, PPP, dan Hanura itu melesat. Ia meyakini anak muda akan memilih Ganjar-Mahfud di putaran pertama 14 Februari mendatang.

"Target suara kita inginnya yang banyak tentu saja, tetapi saya rasa anak muda saat ini ada lebih 50 persen. Saya yakin akan memilih Ganjar-Mahfud di putaran pertama," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
28 Tahun Reformasi 1998:...
28 Tahun Reformasi 1998: Demokrasi Tumbuh, Oligarki Menguat, Keadilan Sosial Masih Diperebutkan
Kebangkitan Nasional...
Kebangkitan Nasional dengan Meningkatkan Kohesi Sosial
Feri Amsari Dipolisikan,...
Feri Amsari Dipolisikan, Pangi Syarwi Chaniago: Negara Demokrasi 'Dewanya' Itu Kebebasan
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
7 Juta Warga AS Turun...
7 Juta Warga AS Turun ke Jalanan Lawan Trump dengan Gerakan No Kings, Ini 6 Alasannya
Rekomendasi
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved