DEEP Indonesia Dorong Ketua KPU Hasyim Asy'ari Mundur

Selasa, 06 Februari 2024 - 13:35 WIB
loading...
DEEP Indonesia Dorong...
Direktur DEEP Indonesia, Neni Nur Hayati menyayangkan putusan DKPP yang hanya memberikan sanksi peringatan keras terakhir kepada Ketua KPU Hasyim Asyari. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati menyayangkan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara pemilu (DKPP) yang hanya memberikan sanksi peringatan keras terakhir kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Hasyim Asy'ari . Semestinya, DKPP memberhentikan Hasyim Asy'ari dari jabatannya atas pelanggaran etik dan pedoman pemilu yang dilakukan.

"Harusnya DKPP berani memutuskan untuk memberhentikan Ketua KPU atau setidaknya dapat diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua. Sebab, pelanggaran etik ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Ketua KPU," kata Neni Nur Hayati dalam keterangan tertulis, Selasa (6/2/2024).

Menurutnya, pelanggaran etik berkali-kali menunjukkan bahwa Ketua KPU telah mencederai proses penyelenggara pemilu dan merusak demokrasi. Jika penyelenggara pemilu terus-menerus melanggar etik, maka sangat dikhawatirkan terjadi distrust masyarakat kepada penyelenggara dan mendelegitimasi proses pemilu yang sedang berjalan.



KPU sebagai institusi penyelenggara pemilu semestinya bisa menjaga marwah dan reputasinya. Namun yang terjadi justru terlibat dalam kepentingan politik, sehingga ada spekulasi negatif dan tidak percaya terhadap KPU.

Neni melihat publik menjadi ragu terhadap penyelenggara pemilu jika tidak bisa independensi dan lebih berpihak pada kepentingan politik tertentu. Publik sangat khawatir ketika mendekati tahapan paling inti Pemilu 2024, tapi lembaga penyelenggara dari pusat hingga tingkat adhoc, tidak mampu juga menjadi teladan terkait integritas.

Atas dasar itu, Hasyim Asy'ari semestinya juga memiliki rasa malu dan mundur dari jabatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved