Terancam Punah, Kelangsungan Gajah di Indonesia Perlu Dijaga

Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:25 WIB
loading...
Terancam Punah, Kelangsungan...
Kawanan gajah di kawasan lindung PT. BAP District Air Sugihan pemasok kayu APP Sinar Mas di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Foto: ist
A A A
SUMATERA -

Keberlangsungan hidup gajah di Indonesia masuk dalam kategori kritis. Karena itu, dibutuhkan langkah menyeluruh dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan untuk membuat habitat satwa yang gemar berkerumun ini lebih terjaga.

Strateginya sebut saja dengan meningkatkan pengamanan, pemantauan, dandata sharing. Sejauh ini ada sejumlah faktor yang mengancam populasi gajah seperti, konflik satwa dengan manusia, kerusakan habitat, dan perburuan liar. Menurut data dari International Union for Conservation of Nature (IUCN), populasi gajah tersisa di Indonesia sekitar 2.400 hingga 2.800 ekor, turun sekitar 32% sejak tahun 1992. Sehingga dikategorikan kritis.

Hari Gajah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus, merupakan momentum untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan hidup gajah di Indonesia.

Ketua Harian Perkumpulan Penyelamat Hutan Satwa, yang juga anggota Forum Konservasi Gajah Indonesia, Syamsuardi, mengapresiasi pihak kepolisian yang bergerak cepat dan mampu menangkap pemburu gajah, pada awal Agustus lalu di Indragiri Hulu, Riau. Menurutnya, dari berbagai faktor seperti konflik satwa dengan manusia, kerusakan habitat, dan perburuan liar, faktor terakhir sangat berkontribusi pada berkurangnya populasi gajah.

“Menurut para penegak hukum, pelaku yang ditangkap kali ini juga merupakan tersangka perburuan liar yang tertangkap pada tahun 2015 silam, orangnya itu-itu saja. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua untuk meringkus sindikat perburuan satwa liar yang lebih luas, karena memang sulit untuk mengungkap jaringan yang sangat rapat dan profesional,” ujarnya dalam rilis yang dikirim ke SINDOnews.com, kemarin.

Menurut Syamsuardi, tak hanya penegak hukum yang perlu berperan untuk mengurangi ancaman terhadap populasi satwa liar ini. Masyarakat dan pihak swasta juga punya peran penting untuk menjaga populasi gajah dari kepunahan. Misalnya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk hidup berdampingan dengan satwa liar ini.

“Selama mereka berada dalam kelompok, gajah adalah satwa yang setia dengan jalurnya; mereka punya jalur permanen yang dilalui selama bertahun-tahun. Maka jika patroli rutin dilakukan oleh masyarakat dan perusahaan yang kawasan konsesinya menjadi rumah bagi gajah, akan lebih mudah untuk merawat ruang hidup mereka,’’ jelasnya. ‘’Hal lain yang dapat dilakukan adalah mengurangi penggunaan alat yang berbahaya, seperti petasan untuk menghalau gajah. Gunakanlah meriam karbit, yang tidak punya risiko kebakaran dan tidak melukai,” tambah Syamsuardi.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harimau, Beruang hingga...
Harimau, Beruang hingga Binturong Berkeliaran, Warga Nagari di Sumbar Diimbau Berhati-hati
Melacak Jejak Harimau...
Melacak Jejak Harimau Jawa, Raja Rimba yang Menolak Punah (3-tamat)
Cek Lokasi Pembunuhan...
Cek Lokasi Pembunuhan Gajah, Kapolda Riau: Pengusutan Gunakan Scientific Crime Investigation
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Gawat! Macan Tutul Masuk...
Gawat! Macan Tutul Masuk Hotel di Sukasari Bandung
Rekomendasi
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Berita Terkini
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved