Ciptakan Birokrasi Baru, Sandiaga Uno Ragukan Efektifitas Kinerja Komite PEN
Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:58 WIB
loading...
A
A
A
Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pemgusaha muda mengatakan, sudah waktunya mendorong generasi muda menjadi lokomotif yang turut berkontribusi dalam membangun perekonomian Indonesia.
Sandi pun mengajak anak muda menjadi pengusaha dengan kreativitas dan inovasi yang diciptakan sendiri. Menurut dia, di saat ini tidak sedikit wirausahawan muda yang lahir. “Saya melihat banyak potensi anak muda dalam pembangunan ekonomi di Indonesia,” katanya.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi mengatakan, saat pandemi ini yang berkembang justru investor retail. “Justru pertumbuhan yang berkembang saat ini adalah investor retail,” katanya. Namun, perkembangan ekonomi juga tergantung dari adanya politik luar negeri seperti pemilu di Amerika Serikat.
Tetapi, lanjutnya, pengaruh Fed juga berpengaruh terkait dengan perekonmian dunia. “Indeks harga saham kita adalah minus 18.34%, tapi kalau secara sepuluh tahun kita masih di atas rata-rata di Asean. Dan index yang terendah tahun ini dan naik sekarang mulai 9.8 T,” tuturnya.
Dia berharap ini akan tetap naik dan ini lebih baik dari krisis sebelumnya tahun 1998 lalu, begitu juga pada 2008 indeks terkoreksi sebelum covid ini juga sudah turun dan setelah covid tidak banyak turunnya.
Sandi pun mengajak anak muda menjadi pengusaha dengan kreativitas dan inovasi yang diciptakan sendiri. Menurut dia, di saat ini tidak sedikit wirausahawan muda yang lahir. “Saya melihat banyak potensi anak muda dalam pembangunan ekonomi di Indonesia,” katanya.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi mengatakan, saat pandemi ini yang berkembang justru investor retail. “Justru pertumbuhan yang berkembang saat ini adalah investor retail,” katanya. Namun, perkembangan ekonomi juga tergantung dari adanya politik luar negeri seperti pemilu di Amerika Serikat.
Tetapi, lanjutnya, pengaruh Fed juga berpengaruh terkait dengan perekonmian dunia. “Indeks harga saham kita adalah minus 18.34%, tapi kalau secara sepuluh tahun kita masih di atas rata-rata di Asean. Dan index yang terendah tahun ini dan naik sekarang mulai 9.8 T,” tuturnya.
Dia berharap ini akan tetap naik dan ini lebih baik dari krisis sebelumnya tahun 1998 lalu, begitu juga pada 2008 indeks terkoreksi sebelum covid ini juga sudah turun dan setelah covid tidak banyak turunnya.
Lihat Juga :