Pemimpin Negara Harus Siap Mundur jika Melanggar Etika

Minggu, 04 Februari 2024 - 14:25 WIB
loading...
Pemimpin Negara Harus...
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok Setpres
A A A
JAKARTA - Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengingatkan seorang pemimpin negara harus siap mundur dari jabatan jika melanggar etika. Hal itu sesuai dengan pengamalan Sila Kedua Pancasila yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

“Bangsa Indonesia harus konsisten dalam mengamalkan Pancasila terutama Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam bentuk rasa malu dan siap mundur ketika dirinya sebagai pemimpin, sebagai pejabat negara melanggar etika, melanggar moral, dan melanggar hukum,” ujar Siti dalam dialog secara virtual dengan tema “Pilpres Tanpa Etika dan Penegakan Hukum” oleh Forum Insan Cita, Minggu (4/2/2024).

Dia pun menegaskan bahwa pengamalan Pancasila sila kedua ini harus terus dikedepankan, mengingat Indonesia sudah merdeka selama 78 tahun. Bahkan, telah melaksanakan pemilihan umum (pemilu) sebanyak 13 kali.

Baca juga: Petisi Masyarakat Sipil Desak Selamatkan Indonesia dari Ambisi Kekuasaan Jokowi

“Ini yang harus kita kedepankan ya karena sudah 78 tahun merdeka, tahun ini akan 79 tahun, pemilunya sudah 13 kali sejak tahun 1955 gitu kan sampai tahun 2024 itu, 13 kali. Masa iya sih gitu ya tidak mau mengedepankan gitu ya nilai-nilai budaya yang lebih gentle gitu,” kata Siti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi BRIN dan UAG...
Sinergi BRIN dan UAG University Dorong Transformasi Manajemen Talenta Riset Nasional
Momen Hangat Pertemuan...
Momen Hangat Pertemuan Prabowo-Megawati di Istana, Gandeng Tangan hingga Lempar Senyuman
Bertemu Megawati di...
Bertemu Megawati di Istana, Prabowo: Silaturahmi Antarpemimpin Bangsa
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
BRIN Prediksi Idulfitri...
BRIN Prediksi Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
BRIN Perluas Kolaborasi...
BRIN Perluas Kolaborasi Global melalui Kedutaan Asing
BRIN: Giant Sea Wall...
BRIN: Giant Sea Wall Terlalu Berat malah Bisa Tenggelamkan Pesisir Jawa
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
BRIN Perkuat Akses Air...
BRIN Perkuat Akses Air Bersih di Aceh Tamiang lewat Teknologi Arsinum
Rekomendasi
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Berita Terkini
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved