Pentingnya Notaris Menambah Literasi dan Pertajam Skill, Ini Penjelasannya
Jum'at, 02 Februari 2024 - 17:22 WIB
loading...
Seminar hukum yang digelar oleh Kelompok Notaris Pendengar, Pembaca, dan Pemikir (Kelompencapir), di Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 1 Februari 2024. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Posisi notaris sebagai kepanjangan tangan dari kebijakan pemerintah diharapkan terus mengupdate pengetahuan, menambah literasi, dan mempertajam soft skill notaris. Hal ini terungkap dalam seminar hukum yang digelar oleh Kelompok Notaris Pendengar, Pembaca, dan Pemikir (Kelompencapir).
Kegiatan bertajuk Pembiayaan melalui Penerbitan Obligasi dengan Prinsip Syariah Dalam Rangka Mendorong Ekonomi di Sektor Riil ini dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kelompencapir ke-4, yang digelar di Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 1 Februari 2024.
Founder Kelompencapir Dewi Tenty Septi Artiany mengatakan, forum diskusi tersebut sudah menyelenggarakan diskusi rutin sebanyak 48 kali dalam kurun waktu 4 tahun. Dengan mengangkat berbagai tema dan narasumber yang beragam, Dewi mengatakan Kelompencapir hadir untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait hukum dan kenotariatan.
"Dengan tujuan untuk selalu mengupdate pengetahuan, menambah literasi dan mempertajam soft skill Notaris sebagai pejabat umum sekaligus kepanjangan tangan dari kebijakan Pemerintah untuk disosialisasikan kepada masyarakat," kata Dewi dalam keterangannya, Jumat (2/2/2024).
"Pengayaan knowledge tidak hanya dalam forum diskusi tapi memberikan masukan berupa opini, tulisan di media dan buku, dengan harapan memberikan manfaat lebih kepada masyarakat," lanjutnya.
Kegiatan bertajuk Pembiayaan melalui Penerbitan Obligasi dengan Prinsip Syariah Dalam Rangka Mendorong Ekonomi di Sektor Riil ini dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kelompencapir ke-4, yang digelar di Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 1 Februari 2024.
Founder Kelompencapir Dewi Tenty Septi Artiany mengatakan, forum diskusi tersebut sudah menyelenggarakan diskusi rutin sebanyak 48 kali dalam kurun waktu 4 tahun. Dengan mengangkat berbagai tema dan narasumber yang beragam, Dewi mengatakan Kelompencapir hadir untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait hukum dan kenotariatan.
"Dengan tujuan untuk selalu mengupdate pengetahuan, menambah literasi dan mempertajam soft skill Notaris sebagai pejabat umum sekaligus kepanjangan tangan dari kebijakan Pemerintah untuk disosialisasikan kepada masyarakat," kata Dewi dalam keterangannya, Jumat (2/2/2024).
"Pengayaan knowledge tidak hanya dalam forum diskusi tapi memberikan masukan berupa opini, tulisan di media dan buku, dengan harapan memberikan manfaat lebih kepada masyarakat," lanjutnya.