Sarasehan DPD, Anies Sebut Ketimpangan Makin Besar jika Tak Serius Ditangani
Jum'at, 02 Februari 2024 - 20:07 WIB
loading...
Capres nomor urut 1 dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan menghadiri Sarasehan DPD RI, Bersama Calon Presiden 2024 di Jakarta, Jumat (2/2/2024). Foto/Timnas AMIN
A
A
A
JAKARTA - Capres nomor urut 1 dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan menghadiri Sarasehan DPD RI Bersama Calon Presiden 2024 di Jakarta, Jumat (2/2/2024).
Ia menjelaskan ilustrasi indeks pembangunan manusia (IPM) di Jawa dan Sumatera angkanya 70, selisih 5 poin yang merupakan angka tahun 2022. Sementara 10 tahun sebelumnya di Jawa dan Sumatera angkanya 69.
"Jadi ketika kita melihat lima poin, bukan semata-mata lima poin, tetapi pandang sebagai 10 tahun selisihnya. Untuk mengejar ketertinggalan, tidak bisa dengan effort biasa saja," kata Anies.
Anies menekankan harus ada langkah-langkah yang ekstra, karena bersamaan dengan kita hendak meningkatkan kualitas manusia, di kawasan luar Jawa dan Sumatera, pada saat bersamaan angkanya juga akan naik.
"Ketertinggalan itu, bila tidak diseriusi akan menimbulkan ketimpangan makin hari makin besar,” ucapnya.Baca juga: Ganjar Pranowo Tegaskan Kemiskinan Ekstrem Mesti Nol
Anies juga kembali menekankan misi Indonesia adil makmur untuk semua yang berakar dari tujuan awal berdirinya negara Republik Indonesia.
"Visi yang kami susun adalah pernyataan tentang keadilan, tentang kesetaraan yang mencoba kembali pada asal-muasal mengapa republik ini didirikan," ujarnya.
Ia menjelaskan ilustrasi indeks pembangunan manusia (IPM) di Jawa dan Sumatera angkanya 70, selisih 5 poin yang merupakan angka tahun 2022. Sementara 10 tahun sebelumnya di Jawa dan Sumatera angkanya 69.
"Jadi ketika kita melihat lima poin, bukan semata-mata lima poin, tetapi pandang sebagai 10 tahun selisihnya. Untuk mengejar ketertinggalan, tidak bisa dengan effort biasa saja," kata Anies.
Anies menekankan harus ada langkah-langkah yang ekstra, karena bersamaan dengan kita hendak meningkatkan kualitas manusia, di kawasan luar Jawa dan Sumatera, pada saat bersamaan angkanya juga akan naik.
"Ketertinggalan itu, bila tidak diseriusi akan menimbulkan ketimpangan makin hari makin besar,” ucapnya.Baca juga: Ganjar Pranowo Tegaskan Kemiskinan Ekstrem Mesti Nol
Anies juga kembali menekankan misi Indonesia adil makmur untuk semua yang berakar dari tujuan awal berdirinya negara Republik Indonesia.
"Visi yang kami susun adalah pernyataan tentang keadilan, tentang kesetaraan yang mencoba kembali pada asal-muasal mengapa republik ini didirikan," ujarnya.
Lihat Juga :