Mahfud MD Tegaskan Tak Pernah Langgar Aturan selama Jabat Menko Polhukam dan Cawapres

Jum'at, 02 Februari 2024 - 16:58 WIB
loading...
Mahfud MD Tegaskan Tak...
Mahfud MD menegaskan dirinya tidak pernah melanggar aturan meskipun menduduki dua posisi sekaligus yakni sebagai Menko Polhukam, dan cawapres. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Mahfud MD menegaskan dirinya tidak pernah melanggar aturan meskipun menduduki dua posisi sekaligus yakni sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), dan calon wakil presiden (cawapres).

Awalnya Mahfud bercerita secara aturan, seorang menteri diperbolehkan mengikuti kontestasi politik. Namun, Mahfud mengaku conflict of interest tidak dapat dihindarkan ketika harus menjalankan tugas menteri dan berkampanye sebagai cawapres.

"Tapi ternyata sesudah menjalani, saya sibuk, terkadang terasa ada konflik kepentingan ketika saya berkunjung ke daerah sebagai Menko tidak sebagai cawapres, ada saja orang berteriak Bapak Cawapres, menjadi tidak enak," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2024).

Baca juga: Hari Terakhir Ngantor, Mahfud MD Pamitan ke Pegawai Kemenko Polhukam

"Sehingga saya harus berhenti berjalan-jalan kemana-mana atau berkunjung sebagai Menko Polhukam, karena conflict of interest tidak bisa terhindarkan antara melaksanakan tugas Menko dan kampanye, kadang kala sulit dibedakan," sambungnya.

Mahfud mengaku, terkadang ada hal yang harus ia selesaikan di Kemenko Polhukam namun ia tidak bisa menunggu, karena harus berkampanye dan mengajukan cuti. Selama menjalankan dua tugas yang berbeda secara bersamaan, dirinya tidak pernah satu kalipun melanggar aturan.

Baca juga: Mahfud MD Langsung Berkemas Usai Pamitan dengan Pegawai Kemenko Polhukam

"Terkadang ada hal yang harus ditunggu di sini, saya tidak bisa ada di sini. Memang selama ini alhamdulillah saya tidak melanggar aturan sama sekali," katanya.

Bahkan, ketika pertama kali dicalonkan dan didaftarkan sebagai cawapres mendampingi Ganjar Pranowo, ia langsung meminta seluruh pegawai Kemenko Polhukam untuk tidak mendukungnya.

"Pertama ketika saya dicalonkan itu pada tanggal 18 Oktober itu pendaftaran, tanggal 20 Oktober hari Jumat kita berkumpul di sini, saya kumpulkan saudara, saya menyatakan Menko Polhukam pegawainya dari atas sampai ke bawah tidak boleh ikut-ikutan politik, harus netral," katanya.

"Kepada saudara pun waktu itu saya katakan mungkin ada di antara sodara yang senang dengan saya, tapi tidak boleh ikut ikutan memberi dukungan, berkampanye, make kaus, saya sudah bilang jangan, karena Anda ASN. Pun yang tidak suka mungkin dukung calon lain tidak juga ditunjukkan di sini. Ini Kantor Kemenko Polhukam," sambungnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Berita Terkini
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved