Penggunaan Medsos secara Bijak Kunci Wujudkan Pemilu Damai

Jum'at, 02 Februari 2024 - 15:42 WIB
loading...
Penggunaan Medsos secara...
Penggunaa media sosial secara bijak menjadi kunci mewujudkan pemilu damai. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Media sosial (Medsos) merupakan platform yang sudah melekat erat dalam kehidupan masyarakat. Namun, penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi dan interaksi ini di Pemilu 2024 seringkali berlebihan.

Anggota Komisi I DPR RI Fadhlullah mengatakan, satu hal penting saat menggunakan media sosial adalah kestabilan emosi. Namun emosi seringkali tak terkontrol saat menggunakan media sosial, sehingga berimbas pada mengunggah pendapat yang tak beretika dan menimbulkan konflik.

Menjelang pemilihan umum seperti sekarang ini, kata Fadhlullah, warganet harus bijak dalam menentukan pilihan, salah satunya dengan bijak menggunakan media sosial.

Baca juga: KPU: 80 Persen Anak Muda Dapat Informasi Pemilu dari Medsos

"Kunci pemilu damai berawal dari penggunaan media sosial yang bijak," ujarnya saat acara Ngobrol Bareng Legislator (Ngobras) dengan tema "Menjadi Netizen Bijak di Media Sosial” yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Jumat (2/2/2024).

Ketua DPD Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Safaruddin mengatakan, dalam menggunakan media sosial, meski tak ada interaksi langsung masyarakat menganggap bahwa berkomentar di media sosial dapat dilakukan secara tak terbatas.

Baca juga: Kominfo Tekankan Pentingnya Literasi Digital untuk Wujudkan Pemilu Aman dan Damai

Padahal, pembaca posting lainnya juga manusia yang memiliki emosi, sehingga dibutuhkan kesadaran untuk mengingat bahwa warganet lainnya adalah manusia.

"Patuhi standar perilaku online yang sama dengan yang Anda ikuti di kehidupan nyata, seperti menghargai pendapat orang lain dan jangan melanggar hukum,” ujarnya.

Karena itu, jika terlibat dalam percakapan yang berpotensi menimbulkan konflik sebaiknya segera melakukan pengecekan dalam beberapa hal, di antaranya pahami kalimat yang ditulis. Tak hanya itu, memahami percakapan yang sedang berlangsung juga perlu dilakukan untuk menghindari salah paham.

"Lakukan pengecekan tehadap tata bahasa, karena saat ini terdapat mode menulis otomatis yang rentan timbulkan salah paham," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Berita Terkini
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Infografis
Selama Ramadan, Penggunaan...
Selama Ramadan, Penggunaan Bahu Jalan Tol Dalam Kota Dimajukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved