Mahfud MD Luruskan Hoax Warga Aceh Tidak Tahu Terima Kasih terkait Pengungsi Rohingya
Kamis, 01 Februari 2024 - 11:35 WIB
loading...
Cawapres Mahfud MD dalam acara Tabrak Prof di MZ Coffe di Bandar Baru, Kota Banda Aceh, Rabu (31/1/2024) malam. FOTO/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD meluruskan informasi hoax (berita bohong) yang menyebut seolah-olah dirinya mencap warga Aceh tidak tahu berterima kasih terkait pengungsi Rohingya. Klarifikasi itu disampaikan Mahfud dalam acara Tabrak Prof di MZ Coffe di Bandar Baru, Kota Banda Aceh, Rabu (31/1/2024) malam.
Awalnya seorang mahasiswi bernama Rika Yusrina bertanya dua hal kepada Mahfud MD. Pertama terkait Harun Masiku yang masing buron hingga saat ini. Kedua, soal statement Mahfud mengenai penolakan warga Aceh terhadap pengungsi Rohingya. Menurut Rika, Mahfud pernah menyatakan bahwa warga Aceh tidak tahu berterima kasih karena saat diterjang tsunami, rakyat Aceh ditolong oleh seluruh dunia.
"Kenapa kemarahan ini ada oleh rakyat Aceh, karena takut terjadi seperti di Israel, tuan rumah diusir oleh pendatang. Karena itu orang Aceh memikirkan tentang hak asasi manusia (HAM). Bagaimana tidak dibantu, karena kedatangan mereka sudah diterima sejak 2015," tanya Rika.
Mahfud MD kemudian menjawab dengan lugas perihal pertanyaan tersebut. "Saya tabrak balik ya, pertama saya tidak pernah mengatakan rakyat Aceh tidak tahu berterima kasih, tidak ada (berbicara) itu. Ndak ada," kata Mahfud MD.
"Saya katakan ketika Aceh dilanda tsunami, seluruh dunia ikut membantu kita, kenapa sekarang ada orang mengungsi tidak kita bantu. Sebentar, tidak ada kata tidak tahu berterima kasih, itu hoax luar biasa," katanya.
Awalnya seorang mahasiswi bernama Rika Yusrina bertanya dua hal kepada Mahfud MD. Pertama terkait Harun Masiku yang masing buron hingga saat ini. Kedua, soal statement Mahfud mengenai penolakan warga Aceh terhadap pengungsi Rohingya. Menurut Rika, Mahfud pernah menyatakan bahwa warga Aceh tidak tahu berterima kasih karena saat diterjang tsunami, rakyat Aceh ditolong oleh seluruh dunia.
"Kenapa kemarahan ini ada oleh rakyat Aceh, karena takut terjadi seperti di Israel, tuan rumah diusir oleh pendatang. Karena itu orang Aceh memikirkan tentang hak asasi manusia (HAM). Bagaimana tidak dibantu, karena kedatangan mereka sudah diterima sejak 2015," tanya Rika.
Mahfud MD kemudian menjawab dengan lugas perihal pertanyaan tersebut. "Saya tabrak balik ya, pertama saya tidak pernah mengatakan rakyat Aceh tidak tahu berterima kasih, tidak ada (berbicara) itu. Ndak ada," kata Mahfud MD.
"Saya katakan ketika Aceh dilanda tsunami, seluruh dunia ikut membantu kita, kenapa sekarang ada orang mengungsi tidak kita bantu. Sebentar, tidak ada kata tidak tahu berterima kasih, itu hoax luar biasa," katanya.
Lihat Juga :