Kampanye Terbuka Prabowo-Gibran Sepi Massa Golkar Imbas Perlawanan Internal
Rabu, 31 Januari 2024 - 13:02 WIB
loading...
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto saat mengikuti debat Capres 2024. Foto: Dok MPI
A
A
A
JAKARTA - Kampanye yang digelar pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka selama beberapa pekan terakhir ini sepi atribut dan kehadiran massa pendukung Partai Golkar.
Deklarator Kaukus Muda Beringin pendukung Ganjar-Mahfud, Ton Abdillah Has mengatakan kegagalan mobilisasi massa di acara kampanye Prabowo-Gibran dipicu penolakan dari kader dan pengurus DPP Partai Golkar.
"Dukungan Prabowo-Gibran bukan saja menabrak keputusan Munas melainkan juga abai aspirasi dan tidak melalui proses demokratis. Terlebih pencalonan Gibran melalui Partai Golkar telah melukai semangat pengurus, caleg, kader hingga para senior," ujar Ton Abdillah.
Baca juga: Debat Capres, Wasekjen Gerindra Kawendra: Pak Prabowo Tetap Autentik dan Selalu Jujur
Mantan pengurus pleno DPP Partai Golkar dan Ketua Umum Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah ini mengatakan, segelintir fungsionaris Golkar telah membentuk kaukus perlawanan. Hal itulah yang akhirnya memicu keberanian struktur dan caleg Golkar untuk membangkang.
"Kita bisa lihat di hampir semua kampanye terbuka Prabowo-Gibran hanya dihadiri segelintir pengurus daerah dan caleg nomor atas. Ini bukti sahih keputusan bisa dipaksakan tapi antusiasme dan militansi tidak bisa dibeli," katanya.
Menurut Ton, baik secara figur capres cawapres maupun kerja sama koalisi, massa Golkar lebih tepat mendukung paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.
Deklarator Kaukus Muda Beringin pendukung Ganjar-Mahfud, Ton Abdillah Has mengatakan kegagalan mobilisasi massa di acara kampanye Prabowo-Gibran dipicu penolakan dari kader dan pengurus DPP Partai Golkar.
"Dukungan Prabowo-Gibran bukan saja menabrak keputusan Munas melainkan juga abai aspirasi dan tidak melalui proses demokratis. Terlebih pencalonan Gibran melalui Partai Golkar telah melukai semangat pengurus, caleg, kader hingga para senior," ujar Ton Abdillah.
Baca juga: Debat Capres, Wasekjen Gerindra Kawendra: Pak Prabowo Tetap Autentik dan Selalu Jujur
Mantan pengurus pleno DPP Partai Golkar dan Ketua Umum Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah ini mengatakan, segelintir fungsionaris Golkar telah membentuk kaukus perlawanan. Hal itulah yang akhirnya memicu keberanian struktur dan caleg Golkar untuk membangkang.
"Kita bisa lihat di hampir semua kampanye terbuka Prabowo-Gibran hanya dihadiri segelintir pengurus daerah dan caleg nomor atas. Ini bukti sahih keputusan bisa dipaksakan tapi antusiasme dan militansi tidak bisa dibeli," katanya.
Menurut Ton, baik secara figur capres cawapres maupun kerja sama koalisi, massa Golkar lebih tepat mendukung paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.
Lihat Juga :