Eep Saefulloh Minta Ganjar dan Anies Bentuk UU Lembaga Kepresidenan Bila Menang Pilpres 2024
Sabtu, 27 Januari 2024 - 11:11 WIB
loading...
Pendiri PolMark Research Centre, Eep Saefulloh Fatah meminta Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo dan Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan bila menang di Pilpres 2024 membuat UU yang mengatur lembaga kepresidenan. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Politik sekaligus Pendiri PolMark Research Centre, Eep Saefulloh Fatah meminta Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo dan Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan bila menang di Pilpres 2024 membuat undang-undang (UU) yang mengatur lembaga kepresidenan. Hal tersebut perlu dilakukan agar mampu mengembalikan demokrasi ke jalan yang benar.
Hal tersebut dikatakannya dalam acara Ngobrolin People Power 14 Februari 2024 Bersama Masyarakat Jurdil di TPS (Tempat Perlawanan Serentak) yang diselenggarakan Santri Spartan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2024). Dia mengaku prihatin atas sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah kelewatan cawe-cawe di Pilpres 2024.
Baca juga: Pilpres 2024, Eep Saefulloh Sebut Jokowi Ingin Menang tapi Tidak Gunakan Cara Demokrasi
"Jujur saja kita ngomong nama lah, kalau ternyata Ganjar ditakdirkan jadi presiden, atau Anies ditakdirkan jadi presiden, kita harus peringatkan mereka berdua itu. Mereka enggak boleh berkhianat lagi seperti ini. 10 tahun, apalagi 5 tahun," ujar Eep.
"Apa misalnya, bikin undang-undang lembaga kepresidenan yang membatasi kekuasaan presiden di masa krusial di ujung pemerintahannya. Harus itu, wajib, bukan sunah muakkad itu, wajib, wajib hukumnya kita punya itu," sambungnya.
Hal tersebut dikatakannya dalam acara Ngobrolin People Power 14 Februari 2024 Bersama Masyarakat Jurdil di TPS (Tempat Perlawanan Serentak) yang diselenggarakan Santri Spartan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2024). Dia mengaku prihatin atas sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah kelewatan cawe-cawe di Pilpres 2024.
Baca juga: Pilpres 2024, Eep Saefulloh Sebut Jokowi Ingin Menang tapi Tidak Gunakan Cara Demokrasi
"Jujur saja kita ngomong nama lah, kalau ternyata Ganjar ditakdirkan jadi presiden, atau Anies ditakdirkan jadi presiden, kita harus peringatkan mereka berdua itu. Mereka enggak boleh berkhianat lagi seperti ini. 10 tahun, apalagi 5 tahun," ujar Eep.
"Apa misalnya, bikin undang-undang lembaga kepresidenan yang membatasi kekuasaan presiden di masa krusial di ujung pemerintahannya. Harus itu, wajib, bukan sunah muakkad itu, wajib, wajib hukumnya kita punya itu," sambungnya.
Lihat Juga :