126.046 Peserta Ikut Pelatihan di MOOC Pintar Pusdiklat Kemenag
Jum'at, 26 Januari 2024 - 19:30 WIB
loading...
Kepala Badan Litbang dan Diklat Suyitno mengapresiasi antusiasme ASN dan masyarakat mengikuti pelatihan melalui MOOC Pintar. Foto/Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 126.046 peserta mendaftarkan diri mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Pusdiklat Teknis Kementerian Agama (Kemenag) pada periode 26-31 Januari 2024. Jumlah ini rekor terbanyak dalam satu periode pelaksanaan pelatihan di platform Massive Open Online Course (MOOC) Pintar.
Kepala Badan Litbang dan Diklat Suyitno mengapresiasi antusiasme ASN dan masyarakat mengikuti pelatihan melalui MOOC Pintar. Menurutnya, pendaftar sebanyak 12.046 ini lebih banyak dari jumlah output pelatihan tatap muka yang dilakukan Pusdiklat dan Balai Diklat Keagamaan di seluruh Indonesia dalam satu tahun.
“Saya senang melihat antusiasme ASN Kemenag mengikuti pelatihan online yang dicanangkan Gus Menteri Agama via MOOC Pintar. Ini adalah indikator bahwa ASN Kemenag, terutama para guru madrasah memiliki keinginan kuat mengembangkan kompetensi diri,” tuturnya di Jakarta, Jumat (26/1/2024).
Baca juga: Alhamdulillah, BOS Madrasah dan BOP RA Senilai Rp4,3 Triliun Cair, Ini Rinciannya
Suyitno merasa optimistis, jika masyarakat dan para guru madrasah telah meluangkan waktu untuk mengembangkan kompetensi, akan berdampak besar bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. “Terlebih bagi pendidikan Islam, ini adalah modal mengembangkan pendidikan ke depan yang lebih baik, karena faktor terpenting dalam memajukan pendidikan dimulai dari kualitas para pendidiknya,” terangnya.
"Diklat Pintar adalah ikhtiar memudahkan ASN dan masyarakat luas mendapatkan pelatihan gratis, dengan akses mudah, dan kesempatan mengembangkan kompetensi secara cepat. Kapan saja mereka mau mengembangkan kompetensi, sila daftar, ikut pelatihan. Platform ini fleksibel, terbuka, dan bisa massif” tambahnya.
Baca juga: Kemenag Kucurkan Rp811 Miliar Bantuan Kinerja dan Afirmasi Madrasah
Kepala Badan Litbang dan Diklat Suyitno mengapresiasi antusiasme ASN dan masyarakat mengikuti pelatihan melalui MOOC Pintar. Menurutnya, pendaftar sebanyak 12.046 ini lebih banyak dari jumlah output pelatihan tatap muka yang dilakukan Pusdiklat dan Balai Diklat Keagamaan di seluruh Indonesia dalam satu tahun.
“Saya senang melihat antusiasme ASN Kemenag mengikuti pelatihan online yang dicanangkan Gus Menteri Agama via MOOC Pintar. Ini adalah indikator bahwa ASN Kemenag, terutama para guru madrasah memiliki keinginan kuat mengembangkan kompetensi diri,” tuturnya di Jakarta, Jumat (26/1/2024).
Baca juga: Alhamdulillah, BOS Madrasah dan BOP RA Senilai Rp4,3 Triliun Cair, Ini Rinciannya
Suyitno merasa optimistis, jika masyarakat dan para guru madrasah telah meluangkan waktu untuk mengembangkan kompetensi, akan berdampak besar bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. “Terlebih bagi pendidikan Islam, ini adalah modal mengembangkan pendidikan ke depan yang lebih baik, karena faktor terpenting dalam memajukan pendidikan dimulai dari kualitas para pendidiknya,” terangnya.
"Diklat Pintar adalah ikhtiar memudahkan ASN dan masyarakat luas mendapatkan pelatihan gratis, dengan akses mudah, dan kesempatan mengembangkan kompetensi secara cepat. Kapan saja mereka mau mengembangkan kompetensi, sila daftar, ikut pelatihan. Platform ini fleksibel, terbuka, dan bisa massif” tambahnya.
Baca juga: Kemenag Kucurkan Rp811 Miliar Bantuan Kinerja dan Afirmasi Madrasah
Lihat Juga :