Wamen ATR/BPN Sebut Berkat Presiden Jokowi Rakyat Bisa Tidur Nyenyak Tak Takut Mafia Tanah
Rabu, 24 Januari 2024 - 23:28 WIB
loading...
Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni saat menyerahkan 500 sertifikat tanah di Pekanbaru, Riau, Rabu (24/1/2024). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Rakyat saat ini dapat tidur dengan nyenyak tanpa khawatir tanahnya akan dirampas oleh mafia tanah. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni saat menyerahkan 500 sertifikat tanah di Pekanbaru, Riau, Rabu (24/1/2024).
Sertifikat yang diserahkan Wakil Menteri ATR/BPN tersebar di berbagai kelurahan di antaranya Kelurahan Muara Fajar Barat, Umbah Sari, Sidomulyo Barat, dan Tengkerang Tengah. Raja Antoni mengungkapkan, betapa pentingnya memliki sertifikat tanah, sebab sertifikat menjadi tanda bukti kepemilikan yang sah atas suatu bidang tanah. Sehingga dapat meminimalisir terjadi sengketa tanah.
"Maka dari itu sertifikat ini sangatlah penting untuk tanah Bapak/Ibu. Karena menjadi bukti kepemilikan sehingga nanti tidak bisa orang lain mengakui tanah Bapak/Ibu," kata Raja Antoni.
Selain itu, Raja Antoni juga menjelaskan bahwa sertifikasi tanah di era kepemimpinan Presiden Jokowi meningkat pesat dibanding dengan pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, pada Era Jokowi, sertifikasi tanah menjadi 7 juta sertifikat pertahun padahal sebelumnya hanya 500.000 sertifikat pertahun.
Sertifikat yang diserahkan Wakil Menteri ATR/BPN tersebar di berbagai kelurahan di antaranya Kelurahan Muara Fajar Barat, Umbah Sari, Sidomulyo Barat, dan Tengkerang Tengah. Raja Antoni mengungkapkan, betapa pentingnya memliki sertifikat tanah, sebab sertifikat menjadi tanda bukti kepemilikan yang sah atas suatu bidang tanah. Sehingga dapat meminimalisir terjadi sengketa tanah.
"Maka dari itu sertifikat ini sangatlah penting untuk tanah Bapak/Ibu. Karena menjadi bukti kepemilikan sehingga nanti tidak bisa orang lain mengakui tanah Bapak/Ibu," kata Raja Antoni.
Selain itu, Raja Antoni juga menjelaskan bahwa sertifikasi tanah di era kepemimpinan Presiden Jokowi meningkat pesat dibanding dengan pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, pada Era Jokowi, sertifikasi tanah menjadi 7 juta sertifikat pertahun padahal sebelumnya hanya 500.000 sertifikat pertahun.
Lihat Juga :