IBSW Minta Inspektorat Periksa Daerah yang Realisasi APBD di Bawah 25%

Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:31 WIB
loading...
IBSW Minta Inspektorat...
Presiden Joko Widodo saat memberi arahan di Posko Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Provinsi Jabar, di Makodam III/Siliwangi, Selasa (11/8/2020). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Lembaga Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW) mendesak Inspektorat memeriksa pemerintah daerah (Daerah) yang realisasi APBD -nya di bawah 25%. Pasalnya, di masa pandemi COVID-19 , APBD seharusnya dapat terserap sehingga rakyat bisa menikmatinya.

"Kami mempertanyakan daerah-daerah yang realisasi APBD -nya di bawah 25%, apa saja yang dikerjakan kepala daerah dan jajarannya? Apalagi ada daerah-daerah yang bahkan di bawah 10%, artinya rakyat daerahnya tidak menikmati APBD-nya. Padahal di saat dampak Pandemi COVID-19 ekonomi masyarakat bertumpu pada pengeluaran yang dilakukan pemerintah," kata Direktur Eksekutif IBSW, Nova Andika di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Untuk diketahui, saat menyampaikan arahan di Posko Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Provinsi Jawa Barat di Markas Kodam III/Siliwangi, Selasa (11/8/2020), Presiden Joko Widodo menekankan, salah satu upaya untuk bisa mendongkrak ekonomi di kuartal III adalah melalui belanja daerah. Untuk itu, Presiden meminta kepada para kepala daerah baik gubernur maupun bupati/wali kota agar segera merealisasikan belanja APBD-nya. (Baca juga: Uang Pemda Mengendap di Bank Rp170 Triliun, Jokowi: Guede Sekali Ini )

"Secara nasional saya masih melihat anggaran-anggaran itu masih berada di bank, APBD masih Rp170 triliun di bank. Artinya, penggunaannya memerlukan kecepatan, terutama di kuartal III ini. Kunci ada di Juli, Agustus, dan September supaya kita tidak masuk ke dalam kategori resesi ekonomi," kata Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengadakan Rakor Pencapaian Target Realisasi APBD 2021 dan pendisiplinan protokol COVID-19 dengan 548 Kepala Daerah yg dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ketua Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Pusat, dan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan pada Senin (10/8/2020).

Pada Rakor yang dilakukan secara virtual tersebut, Mendagri mengungkapkan, hanya ada lima provinsi yang realisasi belanja daerahnya di atas rata-rata nasional yaitu DKI Jakarta (54,06%), Kalimantan Selatan (53,49%), Sumatera Barat (51,88%), Sulawesi Selatan (50,25%) dan Gorontalo (48,81%). Sementara provinsi lainnya masih di bawah rata-rata. Bahkan, ada tiga daerah yang realisasi anggarannya di bawah 10% yakni Kabupaten Gunungkidul (6,63%), Kota Sibolga (6,89%) dan Kabupaten Natuna (8,13%).

"Untuk itu, IBSW meminta Inspektorat turun tangan untuk memeriksa Pemda yang realisasi anggarannya di bawah 25%, ini jauh di bawah rata-rata nasional. Untuk tingkat Pemkab/Pemkot dapat diperiksa Inspektorat Provinsi dan untuk Pemprov dapat diperiksa oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri," ujar Nova. (Baca juga: Proyeksi APDB Sulsel Tahun 2021 Capai Angka Rp7,47 Triliun )

Menurutnya, informasi yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa masih ada APBD Rp170 triliun tersimpan di bank merupakan sinyal mengkhawatirkan. Rakyat semestinya segera mendapat manfaat dari kucuran dana-dana APBD tersebut.

Adapun daerah daerah yang realisasi APBD-nya di bawah 25% (selain yang dibawah 10%) dalam catatan Kemendagri adalah Kabupaten Pidie (24,80%), Kabupaten Mappi (24,76%), Kota Sorong (24,69%), Kabupaten Kerinci (24,60%), Kabupaten Barito Selatan (24,23%), Kabupaten Timor Tengah Selatan (24,01%), Kabupaten Nagekeo (23,44%), Kabupaten Sumba Timur (23,39%), Kabupaten Yalimo (23,22%), Kabupaten Sabu Rajua (23,05%), Kabupaten Kupang (22,85%), Kabupaten Supiori (22,43%), Kabupaten Waropen (22,17%) dan Kabupaten Sumba Barat Daya (21,99%).

Selanjutnya, Kabupaten Maybrat (21,98%), Kabupaten Manggarai Timur (21,93%), Kabupaten Badung (21,86%), Kabupaten Sorong Selatan (21,61%), Kabupaten Kapuas (21,60%), Kabupaten Jayawijaya (20,84%), Kabupaten Mimika (20,83%), Kabupaten Konawe (20,16%), Kabupaten Pulau Taliabu (19,90%), Kabupaten Pegunungan Bintang (19,47%), Kabupaten Manokwari (19,37%), Kabupaten Tolikara (17,02%), Kabupaten Talakar (16,67%), Kabupaten Boven Digoel (16,46%), Kabupaten Paniai (15,79%), Kabupaten Deiyai (15,28%) dan Kabupaten Bengkulu Tengah (13,94%).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terseret Dugaan Korupsi...
Terseret Dugaan Korupsi APBD, Mantan Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK
Mendagri Dorong Pemda...
Mendagri Dorong Pemda Kejar Target Realisasi APBD untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Menuju Indonesia Emas...
Menuju Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Kawal Pengelolaan APBN dan APBD
Kemendagri Dorong Pemprov...
Kemendagri Dorong Pemprov Papua Tengah Tingkatkan Penyerapan APBD 2025
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Mitigasi Daerah dalam...
Mitigasi Daerah dalam Efisiensi APBN
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Setoran Pajak PLN Tepat...
Setoran Pajak PLN Tepat Waktu, Pendapatan Pemkab Bekasi Makin Transparan
Sidang Paripurna DPRD...
Sidang Paripurna DPRD Kota Bogor, Adityawarman Apresiasi Peran Guru
Rekomendasi
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved