Atikoh Sebut Kebijakan Stabilisasi Harga Akan Jadi Prioritas Ganjar-Mahfud
Rabu, 24 Januari 2024 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, lanjut Atikoh, jika terpilih dalam Pilpres 2024, pasangan Ganjar-Mahfud menilai kestabilan harga merupakan hal yang prioritas untuk segera diatasi.
Atikoh juga memastikan, dalam menerapkan kebijakan terkait stabilitas harga, Ganjar-Mahfud tak hanya akan memastikan masyarakat yang merasa diuntungkan. Tetapi juga kaum tani, nelayan, serta pengusaha kecil.
"Programnya Ganjar-Mahfud untuk menjawabnya adalah dari sisi kebutuhan pokok itu harus asa kebijakan yang pro terkait dengan stabilitas harga. Sehingga harganya itu enggak naik turun. Kalau harganya murah, kasihan juga petani. Seperti mungkin ikan, kalau harganya terlalu murah, nelayannya juga kasihan," jelas Atikoh.
"Karena jika harga terlalu tinggi, yang kasihan kita sebagai konsumen termasuk juga pengusaha-pengusaha (khususnya) pengalengan ikan, karena ikan ini kan bahan baku," lanjutnya.
Atikoh meyakini, kebijakan Ganjar dalam menstabilkan harga tentu akan dirasakan keadilannya. "Jadi adalah harga yang fair. Yang enggak terlalu sering naik turun tetapi bisa terjangku oleh masyarakat," pungkasnya.
Atikoh juga memastikan, dalam menerapkan kebijakan terkait stabilitas harga, Ganjar-Mahfud tak hanya akan memastikan masyarakat yang merasa diuntungkan. Tetapi juga kaum tani, nelayan, serta pengusaha kecil.
"Programnya Ganjar-Mahfud untuk menjawabnya adalah dari sisi kebutuhan pokok itu harus asa kebijakan yang pro terkait dengan stabilitas harga. Sehingga harganya itu enggak naik turun. Kalau harganya murah, kasihan juga petani. Seperti mungkin ikan, kalau harganya terlalu murah, nelayannya juga kasihan," jelas Atikoh.
"Karena jika harga terlalu tinggi, yang kasihan kita sebagai konsumen termasuk juga pengusaha-pengusaha (khususnya) pengalengan ikan, karena ikan ini kan bahan baku," lanjutnya.
Atikoh meyakini, kebijakan Ganjar dalam menstabilkan harga tentu akan dirasakan keadilannya. "Jadi adalah harga yang fair. Yang enggak terlalu sering naik turun tetapi bisa terjangku oleh masyarakat," pungkasnya.
Lihat Juga :