Mahfud MD Ungkap Alasan Akan Mundur dari Kabinet Indonesia Maju
Rabu, 24 Januari 2024 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
Atas pertanyaan itu, Mahfud MD menyatakan, mundur dari kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin merupakan kesepakatan dirinya dan Ganjar Pranowo sejak awal. Pada saat yang tepat, dirinya pasti akan mengajukan pengunduran diri secara baik-baik.
Baca juga: Mahfud MD Bakal Mundur dari Kabinet, Jokowi: Itu Hak dan Saya Sangat Menghargai
Selama ini, Mahfud tidak mundur dari jabatan Menko Polhukam karena ia ingin memberikan contoh agar pejabat negara tidak menyalahgunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.
"Saya ingin memberi contoh, kalau saya ini menjadi cawapres yang masih merangkap, apakah saya menggunakan kedudukan untuk memanfaatkan fasilitas negara? Ini sudah tiga bulan saya lakukan, saya tidak pernah menggunakan fasilitas negara," katanya.
Mahfud juga meminta kepada kepada pemerintah daerah tidak menjemput dan melayani dirinya ketika berkunjung ke daerah. "Karena saya tidak mau menggunakan jabatan saya untuk fasilitas pemerintah," katanya.
Namun upaya percontohan itu menurut Mahfud tidak berhasil. Pihak lain tetap menggunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan pemilu. Bahkan menteri-menteri yang tak ada kaitannya dengan politik malah ikut tim sukses.
Baca juga: Mahfud MD Bakal Mundur dari Kabinet, Jokowi: Itu Hak dan Saya Sangat Menghargai
Selama ini, Mahfud tidak mundur dari jabatan Menko Polhukam karena ia ingin memberikan contoh agar pejabat negara tidak menyalahgunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.
"Saya ingin memberi contoh, kalau saya ini menjadi cawapres yang masih merangkap, apakah saya menggunakan kedudukan untuk memanfaatkan fasilitas negara? Ini sudah tiga bulan saya lakukan, saya tidak pernah menggunakan fasilitas negara," katanya.
Mahfud juga meminta kepada kepada pemerintah daerah tidak menjemput dan melayani dirinya ketika berkunjung ke daerah. "Karena saya tidak mau menggunakan jabatan saya untuk fasilitas pemerintah," katanya.
Namun upaya percontohan itu menurut Mahfud tidak berhasil. Pihak lain tetap menggunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan pemilu. Bahkan menteri-menteri yang tak ada kaitannya dengan politik malah ikut tim sukses.
Lihat Juga :