215 Juta Masyarakat Indonesia Melek Internet, Kominfo Imbau Pahami Literasi Digital
Selasa, 23 Januari 2024 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
“Kita dapat memilih model (AI) yang tidak dapat disensor, yang artinya tidak memedulikan persoalan etika. Karena tidak peduli sama etika kita bisa menyatakan segala pertanyaan yang positif, negatif, berbahaya, nyerempet, yang jahat, dan sebagainya. Dan dia akan merespons,” jelasnya, Selasa (23/1/2024).
Penggunaan AI generative ini sebenarnya, kata Tony, sangat bermanfaat bagi pekerjaan. Kemampuan memanfaatkan ini membutuhkan literasi digital dan keahlian sains data atau data science. “Pandemi Covid-19 menjadi salah satu momentum akselerasi penggunaan teknologi digital, misalnya di dunia pendidikan dengan adanya virtual meeting,” katanya.
Baca juga: Mutasi TNI, 7 Jenderal Bintang Satu Jadi Staf Khusus KSAD Maruli Simanjuntak
Sekretaris Jenderal APJII Zulfadly menyatakan, proyeksi digital 2024 menggunakan prinsip internet tangguh, ekosistem tumbuh. "Proyeksi digital 2024 tidak bisa dipisahkan dari pembangunan core infrastuktur,” sebutnya.
Zulfadly menyebut data APJII 2023 menemukan 215 juta orang Indonesia sudah melek internet. Angka ini, menurutnya, merupakan daya tarik tersendiri bagi perusahaan asing. Ini merupakan potensi pasar digital yang besar untuk wirausaha dalam negeri.
Penggunaan AI generative ini sebenarnya, kata Tony, sangat bermanfaat bagi pekerjaan. Kemampuan memanfaatkan ini membutuhkan literasi digital dan keahlian sains data atau data science. “Pandemi Covid-19 menjadi salah satu momentum akselerasi penggunaan teknologi digital, misalnya di dunia pendidikan dengan adanya virtual meeting,” katanya.
Baca juga: Mutasi TNI, 7 Jenderal Bintang Satu Jadi Staf Khusus KSAD Maruli Simanjuntak
Sekretaris Jenderal APJII Zulfadly menyatakan, proyeksi digital 2024 menggunakan prinsip internet tangguh, ekosistem tumbuh. "Proyeksi digital 2024 tidak bisa dipisahkan dari pembangunan core infrastuktur,” sebutnya.
Zulfadly menyebut data APJII 2023 menemukan 215 juta orang Indonesia sudah melek internet. Angka ini, menurutnya, merupakan daya tarik tersendiri bagi perusahaan asing. Ini merupakan potensi pasar digital yang besar untuk wirausaha dalam negeri.
Lihat Juga :