Kunjungi Pondok Budaya Ndalem Wongsorogo, Ganjar Komitmen Kembangkan Kebudayaan Indonesia
Selasa, 23 Januari 2024 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
"Meskipun kita hati-hati karena juga bisa merusak mental. Hati-hati ya. Tapi ini adalah industri yang potensial sangat tinggi mesti dijaga," tuturnya.
Ganjar menerangkan Pondok Kebudayaan asuhan Gus Paox itu sudah ratusan tahun berdiri, yang mana di pondok itu telah banyak orang belajar. Terbukti, santrinya tidak hanya mengaji Al-Qur'an saja, tafsir, kitab, tapi tetap juga belajar kebudayan, hingga belajar kesenian.
"Jadi, istilahnya itu jiwa raganya belajar di sini, maka ini model-model pondok pesantren yang cukup lengkap dengan tradisi keindonesiaan yang ada, kerajinan tangan, batik ada, silat ada, main gamelan ada, bermusik ada, barongan ada di sini, besalen, jadi cukup lengkap yang ada di sini," jelasnya.
Baca juga: Alam Ganjar: Pemuda Kulonprogo Miliki Potensi Besar, Butuh Fasilitas Penunjang Inovasi
Ditambahkan Ganjar, itu menjadi bagian dalam mengembangkan dan menjaga budaya Indonesia agar bisa punya karakter yang cukup kuat, punya kepribadian dalam kebudayaan. Apalagi, banyak budayawan hingga seniman yang menyampaikan padanya tentang mengapa tidak bicara pertahanan budaya dan berbicara tentang strategi kebudayaan.
Ganjar menerangkan Pondok Kebudayaan asuhan Gus Paox itu sudah ratusan tahun berdiri, yang mana di pondok itu telah banyak orang belajar. Terbukti, santrinya tidak hanya mengaji Al-Qur'an saja, tafsir, kitab, tapi tetap juga belajar kebudayan, hingga belajar kesenian.
"Jadi, istilahnya itu jiwa raganya belajar di sini, maka ini model-model pondok pesantren yang cukup lengkap dengan tradisi keindonesiaan yang ada, kerajinan tangan, batik ada, silat ada, main gamelan ada, bermusik ada, barongan ada di sini, besalen, jadi cukup lengkap yang ada di sini," jelasnya.
Baca juga: Alam Ganjar: Pemuda Kulonprogo Miliki Potensi Besar, Butuh Fasilitas Penunjang Inovasi
Ditambahkan Ganjar, itu menjadi bagian dalam mengembangkan dan menjaga budaya Indonesia agar bisa punya karakter yang cukup kuat, punya kepribadian dalam kebudayaan. Apalagi, banyak budayawan hingga seniman yang menyampaikan padanya tentang mengapa tidak bicara pertahanan budaya dan berbicara tentang strategi kebudayaan.
(kri)
Lihat Juga :