Migrant CARE Dapat Laporan Data Pemilih Ganda di New York, Ini Respons KPU

Selasa, 23 Januari 2024 - 09:09 WIB
loading...
Migrant CARE Dapat Laporan...
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari bersama komisioner KPU lainnya memberikan keterangan kepada media. KPU sedang mengklarifikasi laporan data pemilih ganda di Nuew York, Amerika Serikat. FOTO/DOK.MPI
A A A
JAKARTA - Migrant CARE mendapat laporan data pemilih ganda di daerah pemilihan luar negeri. Temuan itu dilaporkan oleh diaspora Indonesia di Amerika Serikat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari mengaku juga telah mendapat laporan terkait data pemilih ganda di New York, Amerika Serikat. Untuk itu, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) New York tengah mengklarifikasi laporan itu.

"Sedang diklarifikasi oleh teman-teman PPLN yang di New York Sedang diklarifikasi," kata Hasyim di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).

Baca juga: KPU Akan Evaluasi Aksi Gibran Keluar Podium saat Debat Keempat Pilpres 2024

Hasyim berjanji hasil klarifikasi akan disampaikan ke publik. Hanya, ia meminta publik bersabar lantaran informasi iti masih diklarifikasi oleh pihaknya.

"Harus kita periksa dulu apa namanya kebenaran informasi tersebut," tutur Hasyim.

Hasyim mengaku baru menerima informasi data pemilih ganda di New York. Menurutnya, proses pemungutan suara melalui metode pos telah berjalan.

"Surat suara oleh PPLN itu sudah dikirim kepada pemilih, mulai tanggal 2 sampai 11 Januari 2024. Nah berarti dengan begitu, pemilih itu sudah dapat memilih terhitung sejak diterimanya surat suara metode pos," ucap Hasyim.



"Hasil penghitungan suara nanti dilakukan bersama-sama dengan penghitungan di dalam negeri yang akan dilaksanakan tanggal 14 Februari sampai 15 Februari, dan tentu saja dari segi jam menyesuaikan waktu atau jam setempat ya teman-teman PPLN bertugas," kata Hasyim.

Untuk diketahui, Migrant CARE sebelumnya mengaku telah mendapat laporan dari diaspora Indonesia di Ametika Serikat terkait data pemilih ganda di New York. Atas informasi dan pengaduan tersebut, Migrant CARE melakukan verifikasi atas DPT LN tersebut yang terdiri dari 11.141 pemilih. Berdasarkan verifikasi tersebut, ditemukan beberapa data bermasalah dari DPT LN tersebut antara lain, nama berganda dengan pilihan metode pemilihan yang berbeda-beda.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Roy Suryo Tuding Format...
Roy Suryo Tuding Format Ukuran Ijazah Jokowi Berbeda, Ketum Jokman: Ini Sesuatu Hal yang Enggak Masuk Akal
Bonatua Sebut KPU Bakal...
Bonatua Sebut KPU Bakal Buka Ijazah Jokowi ke Publik Pekan Depan
Sidang Bonjowi, KIP...
Sidang Bonjowi, KIP Periksa KPU hingga Polda Metro Jaya
KPU Gelar Rapat usai...
KPU Gelar Rapat usai KIP Kabulkan Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
DPD Partai Perindo Jakarta...
DPD Partai Perindo Jakarta Timur dan KPU Bahas Verifikasi Faktual
KPU dan Bawaslu Bahas...
KPU dan Bawaslu Bahas Tantangan Digitalisasi Pemilu Menuju Indonesia Emas
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved