Kominfo Tekankan Pentingnya Literasi Digital untuk Wujudkan Pemilu Aman dan Damai
Senin, 22 Januari 2024 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
Acara yang gelar Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) ini membahas bagaimana menciptakan ruang digital yang aman. Karena itu, literasi netizen Indonesia harus terus didorong karena jejak digital akan selalu tertinggal.
Baca juga: Kominfo: Jadilah Pemilih Cerdas pada Pemilu Damai 2024
Pada 2019, netizen Indonesia mendapatkan julukan sebagai netizen paling tidak beradab. Hal ini disebabkan karena alat ukur netizen dunia menilai melalui komentar. Sebagai negara demokrasi masyarakat mewakilkan suaranya melalui wakil rakyat dengan hak suara yang sama.
”Di era digital, tantangan utama dalam berdemokrasi adalah terkait pemahaman dan keterlibatan warganet soal politik yang masih terbatas,” ujarnya, Senin (22/1/2024).
Ketua Umum Relawan TIK Indonesia Fajar Eri Dianto mengatakan, dalam berpolitik di dunia digital, netizen harus beradab dan menjaga kehormatan sebagai warganet yang berbudaya. “Karena itu, perlu melakukan cek sumber informasi dengan melakukan validasi atas informasi yang akan disebarkan,” katanya.
Baca juga: Kominfo: Jadilah Pemilih Cerdas pada Pemilu Damai 2024
Pada 2019, netizen Indonesia mendapatkan julukan sebagai netizen paling tidak beradab. Hal ini disebabkan karena alat ukur netizen dunia menilai melalui komentar. Sebagai negara demokrasi masyarakat mewakilkan suaranya melalui wakil rakyat dengan hak suara yang sama.
”Di era digital, tantangan utama dalam berdemokrasi adalah terkait pemahaman dan keterlibatan warganet soal politik yang masih terbatas,” ujarnya, Senin (22/1/2024).
Ketua Umum Relawan TIK Indonesia Fajar Eri Dianto mengatakan, dalam berpolitik di dunia digital, netizen harus beradab dan menjaga kehormatan sebagai warganet yang berbudaya. “Karena itu, perlu melakukan cek sumber informasi dengan melakukan validasi atas informasi yang akan disebarkan,” katanya.
Lihat Juga :