FormasNU Nilai Penampilan Gibran di Debat Cawapres Tak Miliki Tata Krama
Senin, 22 Januari 2024 - 23:16 WIB
loading...
Ketua Forum Masyarakat Santri Nusantara (FormasNU) Ahmad Rauf menilai, apa yang diperlihatkan Gibran Rakabuming Raka sudah melampaui batas. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Penampilan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dalam debat keempat Pilpres 2024 menuai kecaman. Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu berkali-kali menyerang dua rivalnya, yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Mahfud MD dengan sindiran dan gesture yang melecehkan.
Ketua Forum Masyarakat Santri Nusantara (FormasNU) Ahmad Rauf menilai, sebagai orang Jawa, apa yang diperlihatkan Gibran sudah melampaui batas. “Penampilan Gibran itu offside, dalam bahasa pesantrennya suul adab. Kalau istilah orang Jawa itu kurang punya unggah-ungguh atau tata krama bagaimana menghormati orang yang lebih tua,” kata Ahmad Rauf, Senin (22/1/2024).
Meski demikian, Gus Rauf meyakini tindakan Gibran tak mencerminkan sikap anak-anak muda kebanyakan. “Milenial kita secara umum masih menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai kesopanan,” ucapnya.
Baca juga: Pengamat Nilai Gimik Gibran saat Debat Cawapres Kekanak-kanakan
Menurut Gus Rauf, sapaan akrabnya, selain tak elok secara etika, Gibran juga kembali melanggar aturan debat yang telah disepakati bersama.
Ketua Forum Masyarakat Santri Nusantara (FormasNU) Ahmad Rauf menilai, sebagai orang Jawa, apa yang diperlihatkan Gibran sudah melampaui batas. “Penampilan Gibran itu offside, dalam bahasa pesantrennya suul adab. Kalau istilah orang Jawa itu kurang punya unggah-ungguh atau tata krama bagaimana menghormati orang yang lebih tua,” kata Ahmad Rauf, Senin (22/1/2024).
Meski demikian, Gus Rauf meyakini tindakan Gibran tak mencerminkan sikap anak-anak muda kebanyakan. “Milenial kita secara umum masih menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai kesopanan,” ucapnya.
Baca juga: Pengamat Nilai Gimik Gibran saat Debat Cawapres Kekanak-kanakan
Menurut Gus Rauf, sapaan akrabnya, selain tak elok secara etika, Gibran juga kembali melanggar aturan debat yang telah disepakati bersama.
Lihat Juga :