Wapres Kenang Buya Syakur sebagai Ulama Cerdas dan Karismatik
Rabu, 17 Januari 2024 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Wapres, kehilangan seorang ulama besar seperti Buya Syakur bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga kehilangan bagi bangsa Indonesia.
"Semoga almarhum, almaghfirllah, Buya Syakur diampuni segala kekhilafannya, diterima segala amal kebaikannya, dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," tutup Wapres mendoakan.
Buya Syakur yang lahir pada 1948 di Desa Tulungagung, Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu, Jawa Barat tersebut, merupakan tokoh ulama berwawasan luas.
Usai belasan tahun mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Babakan, Ciwaringin, Cirebon, Buya Syakur berkelana dari satu negara ke negara lain untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman.
Buya Syakur pernah pernah belajar di Irak, Suriah, Libya, Tunisia, hingga Mesir. Bahkan disebutkan pula, Buya Syakur pernah menempuh pendidikan di Oxford, Inggris.
"Semoga almarhum, almaghfirllah, Buya Syakur diampuni segala kekhilafannya, diterima segala amal kebaikannya, dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," tutup Wapres mendoakan.
Buya Syakur yang lahir pada 1948 di Desa Tulungagung, Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu, Jawa Barat tersebut, merupakan tokoh ulama berwawasan luas.
Usai belasan tahun mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Babakan, Ciwaringin, Cirebon, Buya Syakur berkelana dari satu negara ke negara lain untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman.
Buya Syakur pernah pernah belajar di Irak, Suriah, Libya, Tunisia, hingga Mesir. Bahkan disebutkan pula, Buya Syakur pernah menempuh pendidikan di Oxford, Inggris.
(maf)
Lihat Juga :