Ganjar-Mahfud Janjikan Uang Saku bagi Kader Posyandu Jika Terpilih di Pilpres 2024
Rabu, 17 Januari 2024 - 07:59 WIB
loading...
Koordinator Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud, Dripa Sjabana menjadi narasumber dalam Dialog Nasional Komunitas Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KOMPAK) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2024). FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A
A
A
JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berjanji memberikan insentif bagi petugas layanan kesehatan seperti kader posyandu bila memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Koordinator Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud, Dripa Sjabana mengatakan, janji itu telah tertuang dalam program unggulan Ganjar-Mahfud. Menurutnya, program uang saku bagi kader posyandu karena mereka adalah ujung tombak layanan kesehatan masyarakat.
"Jadi uang saku kader posyandu ini dianggarkan, sudah disiapkan, karena apa? Kita sadar sekali kader posyandu ini memang sangat efektif untuk melakukan preventif promotif. Ini menjadi kunci," kata Dripa dalam forum Dialog Nasional Komunitas Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KOMPAK), di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2024).
Tak hanya itu, kata Dripa, Ganjar-Mahfud juga memiliki program lansia bahagia, anak cucu gembira. Menurutnya, para lansia harus disiapkan program agar tetap produktif seperti memberi bantuan dalam bentuk jaminan kesehatan atau insentif lainnya.
"Jadi ada solusi-solusi program yang kita siapkan di sana dengan beban yang disesuaikan dengan orang tua tentunya. Bantuan modal usaha, bekerja dekat dengan rumah dan bantuan sosial bagi lansia," kata Dripa.
Selain itu, Ganjar-Mahfud juga memiliki program tenaga kesehatn Indonesia untuk dunia. Dripa menilai, profesi tenaga kesehatan sangat potensial. Ia berkata, profesi itu sangat dibutuhkan di luar negeri.
Koordinator Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud, Dripa Sjabana mengatakan, janji itu telah tertuang dalam program unggulan Ganjar-Mahfud. Menurutnya, program uang saku bagi kader posyandu karena mereka adalah ujung tombak layanan kesehatan masyarakat.
"Jadi uang saku kader posyandu ini dianggarkan, sudah disiapkan, karena apa? Kita sadar sekali kader posyandu ini memang sangat efektif untuk melakukan preventif promotif. Ini menjadi kunci," kata Dripa dalam forum Dialog Nasional Komunitas Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KOMPAK), di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2024).
Tak hanya itu, kata Dripa, Ganjar-Mahfud juga memiliki program lansia bahagia, anak cucu gembira. Menurutnya, para lansia harus disiapkan program agar tetap produktif seperti memberi bantuan dalam bentuk jaminan kesehatan atau insentif lainnya.
"Jadi ada solusi-solusi program yang kita siapkan di sana dengan beban yang disesuaikan dengan orang tua tentunya. Bantuan modal usaha, bekerja dekat dengan rumah dan bantuan sosial bagi lansia," kata Dripa.
Selain itu, Ganjar-Mahfud juga memiliki program tenaga kesehatn Indonesia untuk dunia. Dripa menilai, profesi tenaga kesehatan sangat potensial. Ia berkata, profesi itu sangat dibutuhkan di luar negeri.
Lihat Juga :