Kongkow Bareng Anak Muda Batang, Ganjar Teringat Peristiwa Ngamuk di Jembatan Timbang
Selasa, 16 Januari 2024 - 21:52 WIB
loading...
Capres Nomor Urut 3 yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo kembali kongkow bareng anak muda se-Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (16/1/2024). Foto/MNC Media
A
A
A
BATANG - Capres Nomor Urut 3 yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo kembali kongkow bareng anak muda. Kali ini, Ganjar ngobrol bareng anak muda se-Kabupaten Batang dan membahas banyak hal dengan riang gembira.
Namun, ada momen di mana Ganjar mengingat kejadian saat awal menjabat sebagai Gubernur Jateng pada 2014 lalu. Peristiwa di saat ia ngamuk di jembatan timbang Subah Batang karena menyikat persoalan pungutan liar (pungli).
Baca juga: Ganjar Kaget Gaji Guru PAUD Hanya Rp600 Ribu Per Tahun, Ini Strategi yang Disiapkan
Awalnya Ganjar ngobrol gayeng dengan anak muda itu. Sejumlah persoalan dibahas, mulai lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
Namun tiba-tiba, ada salah satu anak muda bernama Yudha yang bertanya pada Ganjar. Awalnya ia menceritakan ketika mau merintis usaha, ia sulit mengurus perizinan. Bahkan, ia juga dimintai sejumlah uang.
"Saya lihat visi misi Bapak kan memberantas korupsi. Tolong Pak nanti praktik korupsi benar-benar disikat karena itu sangat merugikan rakyat," ujarnya, Selasa (16/1/2024).
Namun, ada momen di mana Ganjar mengingat kejadian saat awal menjabat sebagai Gubernur Jateng pada 2014 lalu. Peristiwa di saat ia ngamuk di jembatan timbang Subah Batang karena menyikat persoalan pungutan liar (pungli).
Baca juga: Ganjar Kaget Gaji Guru PAUD Hanya Rp600 Ribu Per Tahun, Ini Strategi yang Disiapkan
Awalnya Ganjar ngobrol gayeng dengan anak muda itu. Sejumlah persoalan dibahas, mulai lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
Namun tiba-tiba, ada salah satu anak muda bernama Yudha yang bertanya pada Ganjar. Awalnya ia menceritakan ketika mau merintis usaha, ia sulit mengurus perizinan. Bahkan, ia juga dimintai sejumlah uang.
"Saya lihat visi misi Bapak kan memberantas korupsi. Tolong Pak nanti praktik korupsi benar-benar disikat karena itu sangat merugikan rakyat," ujarnya, Selasa (16/1/2024).
Lihat Juga :