Koopssus TNI Gelar Latihan Penanggulangan Ancaman Senjata Biologi
Selasa, 11 Agustus 2020 - 15:51 WIB
loading...
Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI menggelar Latihan Penanggulangan Terorisme 2020 di PT Indonesia Power Provinsi Banten. Foto/Puspen TNI
A
A
A
JAKARTA - Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI menggelar Latihan Penanggulangan Terorisme 2020 di PT Indonesia Power Provinsi Banten. Latihan ini melibatkan Satuan Penanggulangan Terorisme (Satgultor) terdiri dari Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo-90 Paskhas TNI AU.
Dalam latihan penanggulangan terorisme kali ini, kelompok teroris melakukan aksinya dengan menggunakan ancaman senjata biologi termasuk memanfaatkan Virus Covid-19 dan aksi teroris dilaksanakan pada saat Pandemi Virus sedang terjadi. Latihan ini juga melibatkan Kompi Nubika Pusziad yang memiliki kemampuan Dekontaminasi terhadap personel maupun ruangan dan tempat serta peralatan yang digunakan baik oleh teroris maupun Satuan Gultor TNI. (Baca juga: Koopssus TNI Dibentuk, Pemberantasan Teroris Semakin Fokus dan Tuntas)
Latihan ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu Geladi Posko dan Lapangan. Geladi Posko dilaksanakan selama dua hari, mulai 5 dan 6 Agustus 2020 di Mako Koopssus TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Sementara tahap kedua yaitu Geladi Lapangan pada 10-11 Agustus 2020 di Dermaga Pelabuhan Indah Kiat Cilegon, Banten. (Baca juga: Panglima TNI: Koopssus Tak Kurangi Peran Pasukan Khusus TNI)
Latihan Satgultor TNI dipimpin langsung oleh Komandan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon selaku Direktur Latihan. Tema dari latihan ini adalah “Satgultor TNI Melaksanakan Penanggulangan Aksi Terorisme Dalam Masa Pandemi Covid-19 Untuk Lumpuhkan Dan Hancurkan Kelompok Teroris Guna Memelihara Stabilitas Keamanan Di Wilayah DKI Jakarta, Banten Dan Sekitarnya Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”. (Baca juga: Panglima TNI: Koopssus Memiliki Kualifikasi untuk Berbagai Jenis Operasi Khusus)
Dalam latihan penanggulangan terorisme kali ini, kelompok teroris melakukan aksinya dengan menggunakan ancaman senjata biologi termasuk memanfaatkan Virus Covid-19 dan aksi teroris dilaksanakan pada saat Pandemi Virus sedang terjadi. Latihan ini juga melibatkan Kompi Nubika Pusziad yang memiliki kemampuan Dekontaminasi terhadap personel maupun ruangan dan tempat serta peralatan yang digunakan baik oleh teroris maupun Satuan Gultor TNI. (Baca juga: Koopssus TNI Dibentuk, Pemberantasan Teroris Semakin Fokus dan Tuntas)
Latihan ini dilaksanakan dalam dua tahap yaitu Geladi Posko dan Lapangan. Geladi Posko dilaksanakan selama dua hari, mulai 5 dan 6 Agustus 2020 di Mako Koopssus TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Sementara tahap kedua yaitu Geladi Lapangan pada 10-11 Agustus 2020 di Dermaga Pelabuhan Indah Kiat Cilegon, Banten. (Baca juga: Panglima TNI: Koopssus Tak Kurangi Peran Pasukan Khusus TNI)
Latihan Satgultor TNI dipimpin langsung oleh Komandan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon selaku Direktur Latihan. Tema dari latihan ini adalah “Satgultor TNI Melaksanakan Penanggulangan Aksi Terorisme Dalam Masa Pandemi Covid-19 Untuk Lumpuhkan Dan Hancurkan Kelompok Teroris Guna Memelihara Stabilitas Keamanan Di Wilayah DKI Jakarta, Banten Dan Sekitarnya Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”. (Baca juga: Panglima TNI: Koopssus Memiliki Kualifikasi untuk Berbagai Jenis Operasi Khusus)

Lihat Juga :