Walhi Minta Prabowo Tanggung Jawab atas Kerusakan Lingkungan Akibat Food Estate
Selasa, 16 Januari 2024 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh Gecko Project dan salah satu media nasional pada 2023, proyek Food Estate yang ada di Gunung Mas, Kalimantan Tengah dioperasionalkan oleh PT Agrinas, di mana 99% sahamnya dimiliki Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan binaan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Baca juga: Serangan Anies ke Prabowo: Singgung Alutsista Bekas dan Food Estate
"Jadi, proyek Food Estate itu juga dinikmati oleh orang-orang yang berada di lingkup pertahanan, ini hasil investigasi," katanya.
Sebelumnya, dalam debat Pilpres 2024, 7 Januari 2024, Anies Baswedan menyinggung Program Food Estate yang dianggap gagal. Pelaksanaan program ini diserahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Menurut Anies, program Food Estate gagal karena berdampak pada kerusakan lingkungan. "Tambah lagi food estate singkong yang menguntungkan kroni, merusak lingkungan dan tidak menghasilkan, ini harus diubah," katanya.
Sementara itu, Presiden Jokowi menanggapi kritik mengenai Food Estate yang dianggap gagal.
"Jadi kita membangun food estate, lumbung pangan itu dalam rangka mengantisipasi krisis pangan. Hati-hati semua kawasan, semua negara. Semua kawasan sekarang ini menghadapi yang namanya krisis pangan. Wheat, gandum, problem di semua negara. Yang makan gandum (ada) masalah sekarang ini. Harga juga naik drastis," kata Jokowi di Kompleks Parlemen, Senayan, kata Jokowi, Jumat (18/8/2023).
Baca juga: Serangan Anies ke Prabowo: Singgung Alutsista Bekas dan Food Estate
"Jadi, proyek Food Estate itu juga dinikmati oleh orang-orang yang berada di lingkup pertahanan, ini hasil investigasi," katanya.
Sebelumnya, dalam debat Pilpres 2024, 7 Januari 2024, Anies Baswedan menyinggung Program Food Estate yang dianggap gagal. Pelaksanaan program ini diserahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Menurut Anies, program Food Estate gagal karena berdampak pada kerusakan lingkungan. "Tambah lagi food estate singkong yang menguntungkan kroni, merusak lingkungan dan tidak menghasilkan, ini harus diubah," katanya.
Sementara itu, Presiden Jokowi menanggapi kritik mengenai Food Estate yang dianggap gagal.
"Jadi kita membangun food estate, lumbung pangan itu dalam rangka mengantisipasi krisis pangan. Hati-hati semua kawasan, semua negara. Semua kawasan sekarang ini menghadapi yang namanya krisis pangan. Wheat, gandum, problem di semua negara. Yang makan gandum (ada) masalah sekarang ini. Harga juga naik drastis," kata Jokowi di Kompleks Parlemen, Senayan, kata Jokowi, Jumat (18/8/2023).
Lihat Juga :