Djarot Tepis PDIP Terpecah Usai Maruar Sirait Hengkang: Kami Tetap Solid Menangkan Ganjar-Mahfud
Selasa, 16 Januari 2024 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Djarot mengucapkan terima kasih kepada Ara, sapaan akrab Maruarar, atas kinerjanya selama ini. Apalagi, Ara juga keluar dengan baik-baik.
"Oleh sebab itu, sekali lagi kami menyampaikan rasa terima kasih dan hormat kepada Bang Ara yang telah baik-baik untuk keluar dari partai. Ini kita anggap sebagai suatu bagian dari konsolidasi dan akan menjadikan PDIP sebagai partai pelopor, partai yang kuat dan militan," katanya.
Untuk diketahui, Maruarar Sirait mengakhiri perjalanan politiknya di PDIP setelah berkontemplasi, berintrospeksi, berdoa, berkonsultasi dengan keluarga, serta teman terdekat, baik di PDIP maupun di eksternal. Putra dari salah satu pendiri PDIP Sabam Sirait itu pun menyampaikan terima kasih kepada Megawati Soekarnoputri dan Hasto Kristiyanto karena selama ini bisa berbakti dan mengabdi di bidang politik melalui PDIP.
Izinkanlah hari ini, saya pamit dari PDI Perjuangan. Saya juga mengucapkan permohonan maaf, kalau selama ini ada banyak kekurangan yang saya lakukan selama di PDI Perjuangan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada sahabat Mas Rudy di Solo, Mas Bambang DH di Surabaya, Om Rahmat di NTB, Mas Soeryo di Kepri, Alex di Sumbar dan Kang Rudy Harsa, Andre Pareira, dan adek saya Ono di Jabar. Juga sahabat yang di DPP, yang selama ini banyak berdiskusi, Bang Komaruddin dan Mbak Ning yang lama berjuang bersama, Om Mindo dan Pak Rudianto Tjen. Juga kepada sahabat saya di TMP, yang sejak 2008 s/d 2023 kita bersama.
"Oleh sebab itu, sekali lagi kami menyampaikan rasa terima kasih dan hormat kepada Bang Ara yang telah baik-baik untuk keluar dari partai. Ini kita anggap sebagai suatu bagian dari konsolidasi dan akan menjadikan PDIP sebagai partai pelopor, partai yang kuat dan militan," katanya.
Untuk diketahui, Maruarar Sirait mengakhiri perjalanan politiknya di PDIP setelah berkontemplasi, berintrospeksi, berdoa, berkonsultasi dengan keluarga, serta teman terdekat, baik di PDIP maupun di eksternal. Putra dari salah satu pendiri PDIP Sabam Sirait itu pun menyampaikan terima kasih kepada Megawati Soekarnoputri dan Hasto Kristiyanto karena selama ini bisa berbakti dan mengabdi di bidang politik melalui PDIP.
Berikut Pernyataan Lengkap Maruarar Sirait Keluar dari PDIP:
Yang terhormat Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Mas Hasto, saya berterima kasih selama ini untuk bisa berbakti dan mengabdi di bidang politik melalui PDI Perjuangan. Tentu cukup banyak suka-duka yang kita lalui bersama. Beberapa waktu ini, saya mengambil waktu cukup lama untuk berkontemplasi, berintropeksi dan berdoa, juga berkonsultasi dengan keluarga serta teman terdekat, baik di PDI Perjuangan maupun di eksternal.Izinkanlah hari ini, saya pamit dari PDI Perjuangan. Saya juga mengucapkan permohonan maaf, kalau selama ini ada banyak kekurangan yang saya lakukan selama di PDI Perjuangan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada sahabat Mas Rudy di Solo, Mas Bambang DH di Surabaya, Om Rahmat di NTB, Mas Soeryo di Kepri, Alex di Sumbar dan Kang Rudy Harsa, Andre Pareira, dan adek saya Ono di Jabar. Juga sahabat yang di DPP, yang selama ini banyak berdiskusi, Bang Komaruddin dan Mbak Ning yang lama berjuang bersama, Om Mindo dan Pak Rudianto Tjen. Juga kepada sahabat saya di TMP, yang sejak 2008 s/d 2023 kita bersama.
Lihat Juga :