alexametrics

Kriteria Cawapres Jokowi, Ini Rekomendasi Ulama PPP

loading...
Kriteria Cawapres Jokowi, Ini Rekomendasi Ulama PPP
Ketua Umum PPP Muchammad Romahurmuziy. iNewsTV/Taufik Budi
A+ A-
SEMARANG - Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar selama dua hari di Semarang, Jawa Tengah, menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Salah satu rekomendasi itu adalah terkait konfigurasi Pilpres 2019. Hasil munas ini disampaikan Ketua Umum PPP Muchammad Romahurmuziy (Rommy) di hadapan Presiden Jokowi saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) ke 45 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Gedung UTC Semarang, Sabtu (14/4/2018).

Hasil munas juga akan dijadikan panduan bagi partai berlambang kabah dalam memilih kriteria bakal calon presiden (cawapres) Jokowi pada Pilpres 2019.

"Merekomendasikan dipilihnya calon wakil presiden untuk mendampingi Pak Jokowi adalah putra terbaik Indonesia yang memiliki beberapa kriteria," ujar Rommy.



Adapun kriteria yang dimaksud yakni terpenuhi syarat menurut Islam;  memiliki kompetensi, integritas dan aspiratif;  santun, santri, berilmu, serta berjiwa ulama;  peduli kepada rakyat kecil; serta muda dan milenial agar mampu menyesuaikan perkembangan generasi.

Saat membacakan poin terakhir yakni muda dan milenial, langsung disambut tepuk tangan ribuan kader PPP yang hadir. Maklum, Rommy dikenal sebagai politisi muda sehingga dianggap pas dengan kriteria tersebut.

Namun Rommy enggan mengaitkan seluruh kreteria tersebut dengan dirinya. Intinya dia menyerahkan sepenuhkan keputusan kepada Jokowi untuk memilih pendampingnya pada Pilpres 2019 mendatang.

Sementara itu, Presiden Jokowi sepertinya sudah memiliki gambaran bakal cawapres sesuai dengan kreteria yang direkomendasikan munas alim ulama PPP tersebut. "Rekomendasi yang diberikan PPP tadi buat saya sudah jelas," kata Jokowi.

Saat memberikan sambutan, Jokowi juga sempat menyinggung kedekatannya dengan Roomy yang sering diajak diskusi soal cawapres.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak