Mahfud Akui Hukum Indonesia Compang-camping, Tumpul ke Atas Runcing ke Bawah

Sabtu, 13 Januari 2024 - 12:04 WIB
loading...
Mahfud Akui Hukum Indonesia...
Cawapres Nomor Urut 3, Mahfud MD mengakui hukum di Indonesia tak berimbang. Menurutnya, masih ada banyak kasus yang tumpul ke atas dan runcing ke bawah. Foto/MPI
A A A
MAKASSAR - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD mengakui hukum di Indonesia tak berimbang. Menurutnya, masih ada banyak kasus yang tumpul ke atas dan runcing ke bawah.

Pria yang menjabat sebagai Menko Polhukam menegaskan bahwa hal tersebut yang membuat masyarakat Indonesia sulit mencapai kesejahteraan. Mengingat ada banyak kasus perampasan lahan yang dilakukan oleh pemilik modal dan masyarakat pemilik lahan tak mendapat hak yang seharusnya.

Baca juga: Mahfud Sebut Visi Indonesia Unggul Pertahankan yang Baik dan Singkirkan yang Buruk

"Kalau saya diminta satu pertanyaan yang spesifik dari visi itu adalah ya menjadikan hukum sebagai panglima untuk kesejahteraan rakyat," ujar Mahfud dalam acara Bedah Gagasan dan Visi Calon Pemimpin Bangsa di Universitas Hasanudin, Makassar, Sabtu (13/1/2024).

"Kesejahteraan rakyat, panglimanya adalah hukum atau penegakan hukum untuk kesejahteraan rakyat," sambungnya.

Menurut Mahfud, hukum di Indonesia saat ini perlu diperbaiki agar lebih berimbang dan tak tumpul ke atas. Ia meyakini jika dilakukan perubahan maka bisa membuat kesejahteraan masyarakat jauh lebih baik lagi.

"Kenapa saya sering mengatakan gini, sodara hukum itu di Indonesia itu tidak bisa disembunyikan. Memang hukum kita itu compang-camping. Pembuatannya compang-camping, pelaksanaannya compang-camping. Itu hasil SIGI lembaga internasional yang berpusat di Jerman," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Mahfud MD Ungkap Nasib...
Mahfud MD Ungkap Nasib Komisi Reformasi Polri usai Serahkan Rekomendasi ke Prabowo
Komisi Reformasi Tak...
Komisi Reformasi Tak Usulkan Polri di Bawah Kementerian, Mahfud: Secara Politis Lebih Aman
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Polemik Alumni LPDP...
Polemik Alumni LPDP Hina Negara, Mahfud MD: Jangan Pernah Lelah Mencintai Negeri Ini
Wisuda UNOSO Dihadiri...
Wisuda UNOSO Dihadiri Rocky Gerung, Gories Mere, hingga Mahfud MD
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved