Momen Ganjar Nikmati Sate Kampret Usai Beraktivitas di Nganjuk dan Jombang
Sabtu, 13 Januari 2024 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
"Ini karena dulu ibu saya itu buka warungnya setiap jam 11 malam pak. Makanya disebut Sate Kampret karena keluarnya malam. Tapi ini daging sapi kok pak, bukan kampret," ucap Sri.
Sri kemudian menyuguhkan menu andalannya itu untuk Ganjar. Satu porsi sate ditambah nasi putih serta sayur lodeh langsung dilahap oleh mantan Gubernur Jateng dua periode itu.
"Wah pedes tenan. Langsung melek saya. Jadi kalau kamu ke Jombang, datang ke Pasar Legi. Makan Sate Kampret ini, kuliner njero pasar (dalam pasar) tapi enak tenan. Pedesnya bikin ngantuk langsung hilang," ujar Ganjar.
Ganjar tampak bahagia menemukan makanan yang kembali membangkitkan semangatnya. Namun yang paling bahagia malam itu adalah Sri Wahyuni, sang pemilik warung Sate Kampret.
"Mimpi apa saya kok Pak Ganjar mau datang makan di sini. Ini tempatnya di tengah pasar tradisional, ya begini ini kondisinya. Emang Pak Ganjar merakyat, jadi tambah ngefans sama beliau," ucap Sri.
Sri kemudian menyuguhkan menu andalannya itu untuk Ganjar. Satu porsi sate ditambah nasi putih serta sayur lodeh langsung dilahap oleh mantan Gubernur Jateng dua periode itu.
"Wah pedes tenan. Langsung melek saya. Jadi kalau kamu ke Jombang, datang ke Pasar Legi. Makan Sate Kampret ini, kuliner njero pasar (dalam pasar) tapi enak tenan. Pedesnya bikin ngantuk langsung hilang," ujar Ganjar.
Ganjar tampak bahagia menemukan makanan yang kembali membangkitkan semangatnya. Namun yang paling bahagia malam itu adalah Sri Wahyuni, sang pemilik warung Sate Kampret.
"Mimpi apa saya kok Pak Ganjar mau datang makan di sini. Ini tempatnya di tengah pasar tradisional, ya begini ini kondisinya. Emang Pak Ganjar merakyat, jadi tambah ngefans sama beliau," ucap Sri.
Lihat Juga :