Mahfud MD: Pilih Pemimpin Harus Lihat Rekam Jejak, Jangan Cuma Visi Misinya

Jum'at, 12 Januari 2024 - 10:11 WIB
loading...
Mahfud MD: Pilih Pemimpin...
Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD dalam sebuah kegiatan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/1/2024). Mahfud mengingatkan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin berdasarkan rekam jejaknya. FOTO/MPI/IQBAL DWI PURNAMA
A A A
SURABAYA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan, dalam memilih pemimpin tidak cukup hanya melihat visi misi yang disusun dan dikampanyekan. Selain itu, juga harus mempertimbangkan rekam jejak dari calon tersebut.

Menurut Mahfud, setiap kontestan pasti menulis sebaik mungkin visi misinya sebagai bahan kampanye untuk mendapat dukungan dari masyarakat.

"Visi misi itu, tidak bisa dilihat dari visi dan misi yang ditulis dan dipidatokan, karena visi misi yang diumumkan, dan didebatkan oleh sebuah tim ahli, sehingga bagus," kata Mahfud di Surabaya, Kamis (11/1/2024).

Baca juga: Hary Tanoesoedibjo Yakin Ganjar-Mahfud Akan Sikat Habis Korupsi

Mahfud menjelaskan, dalam memilih pemimpin juga harus melihat track record atau rekam jejak para peserta pemilu, jangan hanya terbuai oleh janji manis yang sampaikan. Track record yang dimaksud misalnya, ketika seorang kontestan politik berjanji memberantas korupsi, maka perlu dilihat jejak hidupnya ke belakang apakah pernah terlibat kasus korupsi.

"Misalnya, (ada janji) saya akan menegakkan hukum, tidak bisa kita percaya dia bisa menegakkan hukum, kalau sebelum itu dia melanggar hukum, suka jual belikan hukum, suka membeli hukum," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu.

"Kemudian (janji), saya akan melindungi hak asasi manusia, tidak bisa kalau masa Lalunya berlumuran darah dengan pelanggaran hak asasi manusia," lanjutnya.



Komponen tersebut yang seharusnya bisa menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih pemimpin dalam pesta demokrasi pada 14 Februari 2024. Baik untuk memilih calon legislatif, maupun calon eksekutif yaitu Presiden.

"Itu yang disebut rekam jejak, jadi visi misi kalau dibaca tulisan bagus semua, tapi kita kalau memilih orang itu, harus punya rekam jejak yang bagus, yang punya pengalaman terbukti dalam perjalanan hidupnya melewati berbagai jabatan, dia tidak tercoreng perbuatan yang dilarang hukum," tutupnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Polemik Alumni LPDP...
Polemik Alumni LPDP Hina Negara, Mahfud MD: Jangan Pernah Lelah Mencintai Negeri Ini
Wisuda UNOSO Dihadiri...
Wisuda UNOSO Dihadiri Rocky Gerung, Gories Mere, hingga Mahfud MD
Rekomendasi
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Infografis
Mahfud MD: Perilaku...
Mahfud MD: Perilaku Hedon dan Flexing Kaesang-Erina Harus Diselidiki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved